Friday, September 11, 2026
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYDikdasmen PP Muhammadiyah dan Tim KREASI Kalimantan Barat Studi Tiru Praktik Multigrade...

Dikdasmen PP Muhammadiyah dan Tim KREASI Kalimantan Barat Studi Tiru Praktik Multigrade ke Mudipat Surabaya

MUDIPAT.CO – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama tim Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia (KREASI) Ketapang dan Kayong Utara, Kalimantan Barat melakukan kunjungan ke SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya atau Mudipat, Kamis (10/9/2026).

Rombongan yang berjumlah 10 orang itu dipimpin langsung oleh Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Dr. M. Khoirul Huda, M.Pd. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, sejumlah kepala sekolah negeri, serta tim pendamping dari program KREASI.

Kunjungan bertajuk “Penguatan Praktik Multigrade” ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Mudipat dipilih sebagai sekolah tujuan karena dinilai berhasil mengembangkan pembelajaran multigrade dan berbagai inovasi pendidikan dasar yang layak untuk direplikasi di daerah 3T.

Dalam rangka mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui Program KREASI, Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah berkomitmen untuk mengembangkan dan mereplikasi praktik-praktik baik pembelajaran. Program KREASI hadir untuk memperluas akses dan kualitas pendidikan dasar di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar di Indonesia.

Kedatangan rombongan disambut luar biasa oleh civitas akademika Mudipat. Kepala Sekolah SD Mudipat, Edy Susanto, M.Pd., secara langsung menerima tamu di Auditorium TMB Mudipat. Suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi langsung terasa sejak awal pertemuan.Untuk menunjukkan keunggulan sekolah, Mudipat menampilkan berbagai ekstrakurikuler unggulan. Tampil Little Warrior Band, paduan suara MUCC, demonstrasi Tapak Suci, hingga unjuk karya robotika. Selain itu dipamerkan pula karya literasi, numerasi, media pembelajaran, karya keputrian, buku karya siswa dan guru, serta program Green School Mudipat.

Rombongan juga diajak berkeliling untuk melihat langsung proses pembelajaran di kelas. Mereka berkunjung ke perpustakaan, laboratorium, dan fasilitas penunjang lainnya. Interaksi antara guru Mudipat dengan tim KREASI berlangsung aktif melalui diskusi dan tanya jawab terkait implementasi pembelajaran multigrade.

Dr. M. Khoirul Huda mengapresiasi sambutan dan inovasi yang ditunjukkan Mudipat. “Kami terpukau dengan praktik baik di Mudipat. Ini menjadi inspirasi besar bagi kami untuk dikembangkan di Ketapang dan Kayong Utara,” ujarnya. Kunjungan ini diharapkan menjadi awal penguatan jejaring dan replikasi praktik baik pendidikan Muhammadiyah secara nasional. (Mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular