Saturday, May 25, 2024
spot_imgspot_img
HomeBINA AKHLAK ANANDAUstadzah Aliyah Buka PIK Kelas 3-4: Ikuti PIK dengan Gembira

Ustadzah Aliyah Buka PIK Kelas 3-4: Ikuti PIK dengan Gembira

MUDIPAT.CO – Berbusana serba putih, siswa Kelas III dan IV putri SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) bersigap memasuki masjid KH. Ahmad Dahlan untuk mengikuti pembukaan Pemantapan Iman dan Keislaman (PIK), Sabtu (12/11/2022).

Siswa pun nampak semangat dan antusias Wakil Kepala Sekolah Ustadzah Aliyatuz Zakiyah,S Si.,S.Pd mengatakan siswa patut berbangga dan bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini, belum tentu sekolah lain melakukan kegiatan serupa.

Menurut Ustadzah Aliyah, panggilan akrabnya dalam kegiatan ini siswa akan belajar beribadah, sholat, wudhu sesuai dengan tuntunan rasulullah.

“Sebagai umat Rasulullah, maka ibadah kita harus sesuai dengan yang dicontohkan oleh beliaunya. Tidak boleh sak karepe dewe,” ungkapnya.

Selain itu, siswa juga belajar bagaimana bermuamalah atau bergaul yang baik dan benar. Menurutnya, dalam bermuamalah juga harus berkaca pada akhlak Nabi, yakni
akhlakul karimah.

Ia pun mencontohkan bagaimana akhlak Rasulullah pada para sahabat atau pada orang yang tidak menyukainya, ia pernah dihina, diancam, bahkan diludahi, namun Rasulullah tetap bersabar dan tidak pernah membalas perbuatan mereka.

Selanjutnya, Ustadzah Aliyah menceritakan tiap hari ketika Rasulullah hendak pergi ke masjid, ia diludahi setiap hari oleh seorang perempuan tua. Rasulullah hanya diam dan tidak pernah membalas. Tapi pada suatu hari perempuan tua itu tidak meludahinya. Rasulullah heran, kemudian bertanya pada seseorang. “Wahai Fulan tahukah kamu siapa pemilik rumah ini? Kemana seorang perempuan tua yang tiap hari meludahiku ketika aku hendak ke masjid?”

Orang tersebut menjawab,” Tidak tahukah engkau ya Rasulullah? Orang tersebut sekarang dalam keadaan sakit.”

Mendengar perempuan tua tersebut sakit, Rasulullah pun menjenguknya dengan membawa bingkisan. Perempuan tua itupun menangis dan meminta maaf pada Rasulullah.

Rasulullah pun berkata, “kamu mungkin belum tahu kebenaran yang aku bawa, jika kamu tahu niscaya kamu tidak melakukan hal itu.”

Ustadzah Aliyah pun mengajak pada siswa agar belajar menjadi orang yang sabar dan pemaaf seperti Rasulullah. “Siswa Mudipat tidak boleh baper. Botol minumnya kesenggol temanya saja sudah marah, saat bermain tidak sengaja kena senggol sudah nangis, dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Ia pun melanjutkan selain itu juga PIK mengajarkan kita mandiri. Misalnya menata tempat tidur sendiri, melipat pakaian, selimut sendiri. Semuanya dilakukan sendiri, tidak seperti saat di rumah yang dikit-dikit Mama.

Ia berharap agar kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan. “Dengarkan instruksi ustadzah dengan seksama dan ikuti PIK dengan gembira,” pesanya. (Muhimmatul Azizah)

RELATED ARTICLES

Most Popular