Zilvana Raih Medali Emas Panahan, Senang saat Foto Prestasi dipajang di Baliho

216
Zilvana Chelsea (6-G) berhasil meraih medali emas panahan. (humasmudipat)

MUDIPAT.CO – Siswi kelas 6 SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya atau Mudipat, Zilvana Chelsea (6-G) berhasil meraih medali emas panahan. Siswi berusia 12 tahun itu meraih medali emas kategori beregu compound putri U12 pada perlombaan Joyoboyo Archery Competition, di Brigif 16 Wira Yudha, Kediri, Jawa Timur, pada Kamis-Ahad (16 – 19/12/ 2021). Lomba diselenggarakan klub panahan Fast Joyoboyo bekerjasama dengan Brigif 16 Wira Yudha Kediri.

Putri pasangan Fany Andyanto dan Effi Andriyani itu meraih medali emas setelah bersaing dengan 384 peserta dari 28 klub dan cabang yang ada di Jawa Timur.

Dihubungi via whatsapp pada Selasa, (11/1/2022), Zilvana mengatakan senang atas prestasi yang baru saja diraih. “Alhamdulillah, saya senang, bersyukur bisa dapat medali emas di lomba panahan kali ini. Saya harus bersaing dengan ratusan peserta dari seluruh Jawa Timur,” katanya.

Pemilik hobi membaca ini mengaku, dalam latihan, tidak ada hal istimewa yang dilakukan. “Saya berlatih seperti biasanya, setiap hari latihan baik sendiri maupun latihan beregu. Menjaga kondisi dengan istirahat yang cukup, makan teratur serta tidak lupa berdoa kepada Allah agar diberikan kemudahan dalam bertanding,” ujarnya.

Saat lomba, dia melanjutkan, ada kendala, cuaca hujan dan angin tidak bisa diprediksi sehingga berdampak pada laju anak panah. Serta pemadatan jadwal lomba sehingga hanya sedikit waktu untuk istirahat di sela-sela nomor pertandingan.

“Kalau sudah begitu, menjaga kondisi jadi hal yang paling penting dilakukan,” tandasnya.

Ketika selesai latihan atau ada waktu luang, Zilvana seperti anak-anak pada umumnya, dia mengisi waktu luangnya dengan bersantai di rumah atau jalan-jalan mencari hiburan.

“Kalau selesai latihan atau ada waktu luang, saya santai di rumah atau jalan-jalan, makan, mencari hiburan agar tubuh fresh kembali,” katanya.

Zilvana mengatakan, mengenal panahan sejak umur 6 tahun. “Saya mulai kenal olah raga panahan sejak umur 6 tahun, tetapi masih belum serius. Mulai serius saat umur 8 tahun atau saat kelas 3 dan ikut berbagai kejuaraan panahan. Alhamdulillah bisa meraih medali pada beberapa kejuaraan di Bali, Bangkalan, Lumajang, dan Surabaya,” katanya.

“Senang sekali saat foto prestasi saya dipasang di banner sekolah,” tambahnya.

Zilvana berharap kedepan akan terus dan semakin rajin berlatih agar bisa meraih medali lagi di kejuaraan selanjutnya serta bisa berprestasi di event nasional serta internasional. (Anang)