Mau Hidup Aman Tenteram? Berdamailah dengan Hati Nurani Sendiri Dahulu!

506
Ustadz Dr. Sholihin saat berceramah. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – Ustadz Dr H M Sholihin SAg MPSDM mengatakan, Allah SWT menyuruh kepada manusia untuk selalu condong kepada perdamaian. Yang lebih utama adalah berdamai dengan diri sendiri, dengan hati nurani sendiri. Tujuannya agar manusia senantiasa hidup tenteram.

Demikian pesan yang disampaikan guru senior Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) itu pada kajian tafsir Al-Qur’an, mengulas surat Al Anfal ayat 63-39, Jumat (3/5/2019). Kajian diikuti oleh seluruh guru dan karyawan Mudipat.

“Cara berdamai yang pertama adalah banyak memberi. Dengan banyak memberi akan mendapatkan banyak teman. Memberi tidak hanya berupa materi, minimal memberi senyum kepada orang lain”, ujarnya disambut tawa hadirin.

Cara yang kedua, bertawakkal kepada Allah. Menyerahkan semua hidup dan keputusan kepada Allah. Bertawakkal ini ditandai dengan dua hal. Yaitu ucapan dan perbuatan.

Ia memberi contoh ucapan yang menujukkan kita bertawakkal adalah Alhamdulillah Ya Allah. Sedangkan contoh perbuatan tawakkal kepada Allah adalah semakin dekat Allah SWT.

“Dialah yang semakin banyak menolong orang lain,” contohnya.

Selanjutnya, Allah SWT menegaskan bahwa jika ada yang berbuat jelek, maka kita tidak boleh membalasnya. Sebab Allah yang akan membalasnya. Allah yang akan memberi perlindungan dan pertolonganya kepada kita.

“Selain itu, kita akan ditolong Allah, kita juga akan ditolong oleh sesama orang-orang yang beriman,” jelasnya.

Kemudian perlu dipahami, bahwa yang mempersatukan hati kita sesama muslim adalah Allah. Meski manusia sudah mengeluarkan banyak biaya untuk mempersatukan, jika Allah tidak berkehendak niscaya mereka tidak akan bisa bersatu.

“Karena itu orang yang suka berdamai, bertawakkal kepada Allah dan tidak membalas kejelekan orang lain niscaya akan menjadi orang yang bijaksana,” jelas Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Timur itu. (azizah)