MUDIPAT.CO – Prestasi gemilang ditoreh Tim Robotika SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat). Duta-duta prestasi itu kembali menorehkan tinta emas di panggung internasional. Dalam ajang bergengsi World Young Inventors Exhibition 2026.
Tim Robotika berhasil mempersembahkan dua Gold Medal dan satu Silver Medal untuk Indonesia. Kompetisi internasional tersebut digelar di Kuala Lumpur Convention Centre pada 17–21 Mei 2026 dan menjadi arena pertemuan para inovator muda terbaik dunia.
Prestasi membanggakan itu menjadi bukti bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk melahirkan karya besar. Delegasi Mudipat yang terdiri atas siswa kelas 4 hingga kelas 6 tampil penuh percaya diri membawa semangat kreativitas, disiplin, dan keberanian. Mereka tidak hanya datang sebagai peserta, melainkan sebagai representasi generasi muda Indonesia yang mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi global berbasis teknologi dan inovasi.

Ajang WYIE 2026 sendiri diikuti lebih dari 2.000 peserta dari berbagai negara. Para inovator muda hadir dari Korea Selatan, Taiwan, Hongkong, Arab Saudi, Thailand, Singapura, Malaysia, Oman, Pakistan, China, Algeria, Macau, dan sejumlah negara lainnya. Di tengah persaingan yang begitu kompetitif, para siswa Mudipat mampu menunjukkan kualitas riset, kecerdasan berpikir, dan kemampuan presentasi yang memukau para juri internasional.
Salah satu peraih Gold Medal, Galena, siswi kelas 5F, mengaku sangat bahagia dan bangga atas pencapaian tersebut. Baginya, pengalaman mengikuti kompetisi internasional bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi perjalanan berharga yang membentuk mental dan karakter. Dengan senyum penuh rasa syukur, Galena menuturkan bahwa dirinya belajar banyak hal baru selama mengikuti perlombaan itu.
“Saya belajar banyak hal baru, mulai dari mengelola rasa gugup hingga mengasah kemampuan berpikir kritis. Kalah atau menang bukanlah tujuan utama, melainkan proses belajar dan keberanian untuk tampil yang jauh lebih berharga,” ujar Galena dengan penuh ketulusan. Pernyataan itu mencerminkan kedewasaan berpikir seorang pelajar muda yang memahami bahwa makna sejati kompetisi adalah pertumbuhan diri dan keberanian menghadapi tantangan.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendampingan intensif dan budaya pendidikan unggul yang terus dibangun di lingkungan Mudipat. Sekolah tidak hanya menanamkan kecakapan akademik dan teknologi, tetapi juga membentuk karakter siswa agar memiliki jiwa tangguh, disiplin, serta semangat pantang menyerah. Kombinasi antara kecerdasan intelektual dan pembinaan karakter inilah yang menjadi fondasi kuat lahirnya para juara muda berkelas dunia.
Kepala Sekolah Ustadz Edy Susanto, M.Pd. menyampaikan rasa bangga dan harunya atas capaian luar biasa anak-anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan para siswa Mudipat merupakan bukti nyata bahwa kerja keras, ketekunan, dan doa mampu mengantarkan generasi muda Indonesia berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di level internasional.
Dalam pesannya kepada para siswa, Ustadz Edy Susanto menegaskan pentingnya menjaga disiplin, kemandirian, dan kesungguhan dalam berkompetisi. Ia juga mengingatkan agar para siswa tetap menjaga ibadah, berbakti kepada orang tua, dan tidak larut dalam euforia kemenangan. “Selamat atas prestasi yang sudah tercapai. Tetap rendah hati dan terus berprestasi,” pesan kepala sekolah kelahiran Nganjuk tersebut dengan penuh kebanggaan.
Prestasi yang diraih Tim Robotika Mudipat bukan sekadar kemenangan dalam sebuah perlombaan, melainkan simbol harapan bagi masa depan bangsa. Dari ruang-ruang kelas di Surabaya, lahir anak-anak hebat yang membawa nama Indonesia bersinar di panggung dunia. Mereka membuktikan bahwa generasi muda Indonesia memiliki daya saing, kreativitas, dan semangat besar untuk menjadi bagian penting dari peradaban global yang terus bergerak maju. (mul)
Tim Robotika Mudipat berlaga di WYIE Malaysia sebagai berikut.
1. Muhammad Alkhalifi NurAzzam (5F)
2. Reiki Alkhalifi Darmawan (5F)
3. Mega Nanda Maulana (5D)
4. M. Matta Sukoco (4A)
5. M. Alaric Lesmana (4C)
6. Naomi Galena Dzakirah (5F)
7. Cut Syafina Sasikirana (5G)


