Monday, February 9, 2026
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYAwali 2026, Guru - Karyawan Baru Mudipat Diperkuat Jiwa Profesionalisme dan Etos...

Awali 2026, Guru – Karyawan Baru Mudipat Diperkuat Jiwa Profesionalisme dan Etos Kerjanya

MUDIPAT.CO – ​Dalam upaya menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, SD Muhammadiyah 4 Surabaya menggelar kegiatan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tidak Tetap. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (10/01/2026) bertempat di Meeting Room, Gedung TMB Lantai 3.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah, antara lain Kepala Sekolah Ustadz Edy Susanto, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Ustadz Edi Purnomo, S.Ag.,M.Psi., dan Ustadzah Aliyatuz Zakiyah Darmati, S.Si.,M.Pd., serta Kepala Urusan SDI Ustadz Ahmad Busairi, M.Pd.I. Sebanyak 39 guru dan tenaga kependidikan di lingkungan SD Muhammadiyah 4 turut hadir dengan antusias untuk mengikuti setiap arahan pimpinan demi kemajuan Mudipat.

​Dalam sesi pembinaan tersebut, Ustadzah Aliyatuz Zakiyah Darmawati, S.Si.,M.Pd. menekankan pentingnya memahami visi, misi, dan budaya kerja Mudipat sebagai landasan dalam menjalankan tugas. Beliau mengajak seluruh peserta membangun etos kerja yang cepat atau “sat-set” dengan tetap menjunjung tinggi asas kekeluargaan dan kerja sama tim. Guru diharapkan mampu bekerja secara profesional dengan penuh tanggung jawab, menjunjung integritas melalui sikap jujur dan konsisten, serta menunjukkan loyalitas dengan menjaga komitmen dan nama baik sekolah.

Rasa memiliki terhadap lembaga tercermin dalam kedisiplinan kehadiran, ketepatan waktu menyelesaikan tugas, serta etika penampilan dan tutur kata yang santun. Pada aspek pedagogik, beliau juga menegaskan pentingnya profesionalisme guru dalam memanfaatkan teknologi, menggunakan media pembelajaran yang variatif, serta menjaga objektivitas dan membangun hubungan yang baik dengan siswa dan orang tua.

​Penguatan karakter pendidik dilanjutkan oleh Wakil Kepala Sekolah, Ustadz Edi Purnomo, S.Ag.,M.Psi., yang menekankan pentingnya rasa kepedulian kolektif. Beliau mengingatkan filosofi bahwa semua murid Mudipat adalah murid bersama, sehingga seorang guru tidak boleh hanya peduli dan mengurusi siswanya sendiri di dalam kelas. Seluruh GTK harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap seluruh siswa di lingkungan sekolah. Selain itu, beliau juga berpesan secara tegas agar seluruh guru dan karyawan senantiasa memegang teguh prinsip-prinsip Kemuhammadiyahan sebagai landasan utama dalam berkhidmat memajukan sekolah.

​Melengkapi arahan tersebut, Kepala Sekolah Ustadz Edy Susanto, M.Pd., memberikan motivasi yang menggugah kesadaran diri (self-awareness) para pendidik. Beliau mengajak seluruh GTK untuk membangun mentalitas bekerja tanpa harus menunggu perintah. Ustadz Edy menjabarkan bahwa kunci kesuksesan seorang pendidik terletak pada perpaduan karakter (personal branding), nilai diri sebagai pemecah masalah (problem solver), keterampilan yang inovatif, serta kemauan untuk terus menuntut ilmu.

Sebagai penutup yang kuat, beliau menegaskan agar seluruh guru SD Muhammadiyah 4 memegang teguh prinsip “3P”, yaitu Proaktif dalam merespons situasi, Produktif dalam berkarya, dan Profesional dalam menjalankan tugas sesuai standar operasional yang berlaku, demi mencetak generasi penerus yang unggul. (ela/aristya/shabrina/mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular