MUDIPAT.CO – Suasana ruang kelas pada hari ini terasa berbeda dari biasanya. Para siswa tampak antusias menyambut kedatangan seorang guru tamu Istimewa, yaitu Ibu Miftahul Khairo merupakan seorang dosen dari Fakultas Kesehatan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya. Kedatangan belaiu kali ini bukan untuk memberikan kuliah biasa, melainkan memberikan edukasi penting tentang Kesehatan mata kepada para siswa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sekolah untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan mendalam kepada para siswa. Wali kelas 4E, Ustadzah Etik berinisiatif mengundang Ibu Mifathul Khairo untuk memberikan pengetahuan praktis tentang menjaga Kesehatan mata, mengingat pentingnya peran mata dalam proses belajar dan kehidupan sehari-hari.
Ibu Miftahul Khairo membuka sesi dengan menjelaskan betapa pentingnya menjaga Kesehatan mata sejak usia dini. Beliau menjelaskan bahwa mata adalah salah satu Indra yang paling penting yang memungkinkan kita untuk melihat dunia di sekitar kita. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mata sama pentingnya dengan menjaga Kesehatan organ tubuh lainnya.

“Mata adalah jendela dunia. Dengan mata yang sehat, kita bisa belajar, bermain, dan menikmati keindahan alam. Oleh karena itu, kita harus menjaga mata dengan baik,” ujar Dosen Unitomo itu.
Beliau kemudian menjelaskan tentang berbagi faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mata, seperti kebiasaan membaca terlalu dekat, penggunaan gadget yang berlebihan, dan kurangnya asupan nutrisi yang baik untuk mata. Beliau juga menjelaskan tentang berbagai penyakit mata yang umum terjadi pada anak-anak, seperti mata minus, mata plus, dan astigmatisme.
Salah satu momen yang paling menarik bagi siswa adalah ketika Ibu Miftahul Khairo mengajak mereka untuk melakukan praktik langsung tentang reaksi pupil mata terhadap cahaya. Beliau menjelaskan bahwa pupil mata akan menyempit ketika terkena cahaya terang dan melebar ketika berada di tempat yang gelap.
Untuk membuktikan hal itu, beliau mengajak beberapa siswa untuk maju ke depan kelas dan menyinari mata mereka dengan senter. Para siswa lainnya pun dapat melihat dengan jelas bagaimana pupil mata teman-teman mereka menyempit ketika terkena cahaya.
“lihat, pupil mata teman kalian menjadi lebih kecil ketika terkena cahaya. Ini adalah cara mat akita melindungi diri dari cahaya yang terlalu terang,” Jelas Ibu Dosen.
Praktik ini tidak hanya membuat para siswa terkesan, tetapi juga membantu mereka memahami secara langsung bagaimana mata mereka bekerja. Mereka pun menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga mata dari paparan cahaya yang berlebihan.
Diharapkan setelah kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi para siswa kelas 4E. mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru tentang kesehatan mata, tetapi juga menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mata mereka. (Salsabila)


