Tuesday, June 25, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYBegini Nasihat Ketua PCM Ahmad Zaini di Perumusan Raker Mudipat

Begini Nasihat Ketua PCM Ahmad Zaini di Perumusan Raker Mudipat

MUDIPAT.CO – Perumusan Raker SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya Tahun Pelajaran 2024/2025 dibuka oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel Surabaya Ustadz H Ahmad Zaini MPd, Sabtu (18/5/2024).

Raker perumusan dilaksanakan di Royal Orchids Hotel, Batu diikuti 44 guru dan karyawan Mudipat berdasarkan penugasan dari Pimpinan Sekolah. Kegiatan bertema Innovation and Collaboration ini berlangsung hingga Ahad (19/5/2024).

Ustadz H. Ahmad Zaini, M.Pd. membuka sambutannya dengan membacakan Q.S Ali Imran 160

اِنْ يَّنْصُرْكُمُ اللّٰهُ فَلَا غَا لِبَ لَـكُمْ ۚ وَاِ نْ يَّخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِيْ يَنْصُرُكُمْ مِّنْۢ بَعْدِهٖ ۗ وَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُوْنَ

“Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkan kamu, tetapi jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang beriman bertawakal.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 160)

Dalam ayat tersebut menjelaskan bahwa siapapun yang berusaha maka allah akan memberikan pertolongan.

Sama halnya yang disampaikan oleh Ustadz Edy pada sambutan sebelumnya, menurut Ustadz Zaini, SD Muhammadiyah 4 Surabaya adalah satu-satunya SD yang melakukan kegiatan Perumusan Rapat Kerja. Hal tersebut sesuai dengan moto Mudipat yaitu “Terdepan dalam Setiap Peran”

Dalam sambutannya, Ustadz Zaini menjelaskan bahwa zaman sekarang dihuni oleh masyarakat modern dengan karakteristik yang beraneka ragam. Diantaranya adalah individualisme, rasional, disiplin, visioner (menatap masa depan), hedonisme dan konsumtif.

Ustadz Zaini menasihati guru-guru untuk tetap menjadi pendidik yang baik, salah satunya terhindar dari sifat hedonisme (terlalu cinta dunia). Beliau menuturkan ciri-ciri sifat hedonisme adalah suka berbelanja, selalu merasa kurang, suka mentraktir menggunakan uang pinjaman, dan mubazir dalam makanan (boros). Sesuai dengan firman Allah Q.S. Al Isra ayat 26.

وَاٰ تِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَا لْمِسْكِيْنَ وَا بْنَ السَّبِيْلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيْرًا

“Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.”

Ustadz Zaini mengakhiri sambutannya dengan membuka kegiatan Perumusan Rapat Kerja SD Muhammadiyah 4 Surabaya dengan  membaca Basmallah diikuti peserta lalu mengetuk mik tiga kali. (Aristiya)

RELATED ARTICLES

Most Popular