Sunday, May 26, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYPesan Kepala SD Muhammadiyah 4 di Pra Raker: Inovasi dan Kolaborasi Wajib...

Pesan Kepala SD Muhammadiyah 4 di Pra Raker: Inovasi dan Kolaborasi Wajib di Lini Manapun

MUDIPAT.CO – Pra Rapat Kerja (Raker) SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) digelar di Auditorium TMB lt. 4 Mudipat, Jum’at (16/2/2024). Hadir memberi keynote speech Ketua Dewan Profesor ITS Prof Dr Ir Imam Robandi MT, yang juga mantan Ketua Ikwam Mudipat. Raker bertema Innovation dan Collaboration diikuti 150 guru dan karyawan Mudipat.

Kepala SD Mudipat Edy Susanto MPd mengucapkan Pra Raker harus jadi tabula rasa, semua ide usul dan apapun yang baik tuangkan dalam pra raker. Semua guru dan karyawan harus berfikir untuk membesarkan sekolah Bersama-sama.

“Kehebatan Mudipat, kehebatan kita karena kita menampung pemikiran teman-teman semua. Silakan di ruang dan waktu ini sumbangkan kepada kita demi kebaikan sekolah,” katanya.

Suami Siti Rahmah SPd itu mengatakan, inovasi dan kolaborasi wajib dijiwai oleh semua guru dan karyawan Mudipat. Inovasi dan kolaborasi harus dipegang dan diimplementasi di Mudipat.

“Inovasi dan kolaborasi wajib di lini manapun. Kita harus berinovasi, jangan mennunggu perintah baru kita jalankan. Ada kesempatan baik, lakukan, juga kolaborasi sangat wajib bagi kita bersama-sama terus membesarkan sekolah, semua tujuannya untuk kebaikan sekolah,” katanya.

Edy mengatakan, ada 3 produk di tahun pelajaran depan yang akan dijalankan. Pertama, digital learning, kedua, Mudipat menjadi center of cambridge. Nantinya SD dan MI Muhammadiyah di Jawa Timur boleh asesmen di Mudipat.

“Insyaallah kalau Mudipat jadi center of Cambridge, ini adalah hal baik, Mudipat menjadi satu-satunya SD di Indonesia yang jadi center of cambridge. Kemudian program ketiga, kita harus jalankan learning manajemen system. Mari semangat!” ajak Ayah dua anak itu.

“Bapak Profesor Imam Robandi mohon pencerahannya, kita memang harus dekat dengan ITS, karena ITS adalah gudangnya ilmu, agar energi ITS masuk ke kita dan energi itu nantinya masuk ke anak-anak didik kita,” harap Edy Susanto. (mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular