Tuesday, April 23, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYMunaqosyah diikuti 291 Peserta, Panitia: Ayah Bunda, Mohon Jaga Hafalan Ananda di...

Munaqosyah diikuti 291 Peserta, Panitia: Ayah Bunda, Mohon Jaga Hafalan Ananda di Rumah!

MUDIPAT.CO – Alhamdulillah Munaqosyah (ujian) Tahfizul Quran SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) Angkatan IX tahun 2023 diikuti 291 peserta. Jumlah 291 itu terbagi menjadi 6 level. Yakni Level 1 diikuti 107 peserta, Level 2: 63, Level 3: 36, Level 4: 7, Level Mumtaz 1: 49, dan Level Mumtaz 2: 29.

Pendaftaran ditutup 28 Februari 2023. Sejak 27 Februari – 3 Maret 2023 panitia telah membina seluruh peserta untuk menjaga hafalannya. Ujian atau Munaqosyah yang bertema Al-Islam Agamaku, Al-Quran Kitabku akan dimulai  16-20 Maret 2023 di SD Mudipat.

Ketua Panitia Munaqosyah Ustadzah Hj Khomsiyah SAg menyampaikan, sejak selesai pembinaan hafalan secara umum tidak ada lagi agenda pembinaan di sekolah sampai menjelang ujian atau munaqosyah. Jadi pihaknya berharap orangtua di rumah ikut membina.

“Anak-anak harus terus menghafal di rumah, Ayah Bunda, mohon jaga hafalan ananda di rumah,” jelas guru Bahasa Arab itu.

Sementara itu, Panitia Pembinaan Hafalan Ustadz Kiki Baihaqi SPdI memberikan kiat-kiat agar anak-anak dapat menghafal dengan baik di rumah. Yakni dengan rutin muroja’ah hafalan, baik dengan membaca maupun mendengarkan.

“Setelah pembinaan terakhir, kami bagikan MP3 agar orangtua bisa membantu memutarkan MP3 tersebut agar didengarkan anak-anak di rumah sehingga hafalan dapat terjaga,” terang guru AIK itu.

Dia menambahkan, menambah hafalan itu sangat mudah, namun yang sulit adalah menjaga hafalan. Oleh sebab itu orangtua harus ikut menjaga hafalan Ananda di rumah.

“Maka Muroja’ah menjadi sangat penting bagi penghafal Al-Qur’an. Karena seperti dawuh Nabi Muhammad, ‘Sesungguhnya orang yang menghafalkan Al Qur’an adalah bagaikan unta yang diikat. Jika diikat unta itu tidak akan lari. Dan, apabila unta dibiarkan tanpa diikat, maka unta akan pergi’. Maka ikatlah hafalan itu dengan cara muroja’ah. Baik dengan membaca, mendengar maupun menulis,” tegasnya. (mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular