Mantap! Pemanah-Pemanah SD Muhammadiyah 4 Surabaya Boyong 20 Emas, 9 Perak, dan 5 Perunggu

133

MUDIPAT.CO – 16 atlet panahan Macan 4, SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) sukses besar pada Fast Archery Suroboyo Internal Competition 2022, di Surabaya, 23-24 Desember 2022. Arek-arek Mudipat itu berhasil mengumpulkan 20 Medali Emas, 9 Medali Perak, dan 5 Medali Perunggu.

Pelatih Panahan SD Mudipat Arief Sjaifuddin SPd mengatakan melalui kejuaraan tersebut pihaknya ingin mengevaluasi capaian latihan selama 1 semester. Dia menyadari perkembangan anak-anak didiknya sangat membanggakan melalui kejuaraan tersebut.

“Alhamdulillah, ternyata anak-anak Mudipat sangat hebat. Meski info lomba sangat mendadak 3 hari setelah liburan, tetapi anak-anak meraih prestasi terbaik,” terang guru olahraga asli Jombang itu.

Ditambahkan, pihanya ke depan akan menyiapkan untuk even selanjutnya. Dia berharap anak-anak pemanah Mudipat mampu mempersembahkan yang terbaik lagi.

“Harapan kami tidak lain kami terus membina anak-anak hebat ini agar tetap mempertahankan prestasi. Juga kami berharap anak-anak Mudipat tetap menjadi duta yang berkontribusi di Perpani Surabaya dan Jawa Timur,” jelas Tokoh dan Pendekar Tapak Suci Jawa Timur itu.

Salah satu peraih medali emas, Daffa Rashya Zulviansyah (kelas 5-A) mengaku bahagia dan bangga sudah berusaha dan hasilnya mendapatkan juara. Baginya ini merupakan lomba perdananya.

“Saya senang, dengan latihan seminggu sekali saat ekskul alhamdulillah saya sudah bisa mencapai juara ini. Apalagi ini saat liburan tanpa latihan intensif. Alhamdulillah, Allah menganugerahkan rejeki yang luar biasa buat kami,” ucap Daffa. Daffa meraih Juara 1 Target (Kategori Paralon B) dan Juara  2 Beregu (Kategori Paralon B Putra).

Anak manis itu mengevaluasi diri bahwake depan dia masih harus banyak latihan lagi. Tujuannya agar lebih fokus dan siap utk pertandingan selanjutnya.

“Semoga bisa meraih prestasi lebih baik lagi dan menambah pengalaman yang lebih banyak lagi dari perlombaan-perlombaan lainnya,” harap putra dari Budi S. dan Diah Apriliza C., ST tersebut. (mul)