Monday, May 20, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYRecharging Guru dan Karyawan, Kepala Sekolah: Jika Murid Dituntut Belajar, Guru pun...

Recharging Guru dan Karyawan, Kepala Sekolah: Jika Murid Dituntut Belajar, Guru pun Wajib Belajar

MUDIPAT.CO – Mengawali tahun pelajaran 2022/2023, SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) menyelenggarakan kegiatan recharging untuk guru dan karyawan, di Auditorium TMB, Sabtu (16/07/2022).

Acara bertema ‘Merdeka Berinovasi dan Merdeka Berbagi’ kegiatan ini bertujuan untuk merefres pengetahuan dan pemahaman guru dan karyawan berkaitan dengan kurikulum merdeka belajar. Hadir menjadi narasumber acara tersebut yaitu Dr Ari Pujiastuti MPd, Widyaiswara BBGP Jatim. Acara diikuti guru dan karyawan Mudipat juga 15 guru perwakilan sekolah-sekolah Muhammadiyah dari Surabaya dan Gresik.

Peserta recharging tahun pelajaran 2022/2023. (humasmudipat)

Kepala Mudipat Ustadz Edy Susanto, M.Pd., menegaskan merdeka belajar bukan berarti merdeka mengajar seenaknya. Lebih lanjut, menurutnya jika murid dituntut untuk belajar, maka guru pun wajib belajar.

Kenapa guru juga harus belajar? Menurut Ustadz Edy, panggilan akrabnya di era kekinian orang yang buta huruf bukan yang tidak baca-tulis, tapi yang dikatakan buta huruf adalah orang yang tidak mau belajar.

Guru Muhammadiyah, lanjutnya harus cepat menyerap ilmu yang sedang berkembang. “Selain itu guru Muhammadiyah harus menginspirasi sekolah-sekolah lain,” ujarnya.

Target dari kegiatan ini adalah guru diharapkan mampu membuat media yang berdasarkan dua model pembelajaran, yaitu project based learning dan problem based learning.

“Setiap guru minimal wajib membuat satu video pembelajaran. Boleh tentang project based learning maupun problem based learning,” tegasnya Ustadz Edy.

Kegiatan recharging ini selain diikuti oleh guru dan karyawan SD Mudipat juga diikuti oleh beberapa sekolah Muhammadiyah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Antara lain turut hadir dari SDM 2 Surabaya, SDM 13 Surabaya, SDM 19 Surabaya, SDM 21, SDM 24 Surabara, MIM 25 Surabaya, SDM 2 GKB Gresik, SDM 2 Taman Sidoarjo.

Ust. Sugeng memberi sambutan. (humasmudipat)

Sementara itu Sekretaris PC Muhammadiyah Ngagel Surabaya Ustadz Sugeng Purwanto mengajak guru dan karyawan terus berinovasi. Dia berharap Mudipat terus memberi inspirasi bagi sekolah lain.

“Kenapa Muhammadiyah menamai amal usaha bukan usaha amal. Karena amal usaha berarti kita harus ikhlas dalam berbuat. Mau kaya mau jabatan jangan di Muhamamdiyah. Salah. Bermuhamamdiyah harus ikhlas yang utama,” jelas Usatdz Sugeng lantas membuka acara tersebut secara resmi. (azizah/mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular