Sunday, May 26, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYDuo Guru BK Ini Sampaikan Materi Pubertas di Rias 5

Duo Guru BK Ini Sampaikan Materi Pubertas di Rias 5

MUDIPAT.CO – “Siapa yang pernah dengar istilah pubertas? Apa itu pubertas?” begitulah pertanyaan yang dilontarkan Ustadz faris Firmansyah, S.Psi., mengawali materi pubertas untuk anak putra, pada kegiatan Restorasi Ibadah dan Ahklaq Anak Shalih (RIAS) Kelas V di Auditorium The Millenium Building (TMB), Sabtu (22/1/2022). Di Gedung Ahmad Dahlan Plaza Ustadzah Dian Setia Prameswari, M. Psi. juga menyampaikan materi serupa khusus anak putri.

Beberapa siswa ada yang menjawab sudah pernah mendengar dan sebagian lagi belum pernah. Ustadz Farid, panggilan akrabnya kemudian menjelaskan bahwa pubertas adalah masa perubahan atau transisi dari masa anak-anak menuju remaja dan dewasa.

Masa pubertas akan dialami anak pada usia 10-19 tahun, namun pada kehidupan saat ini masa puber dimulai pada umur yang berbeda-beda. Akan ada banyak perubahan, di antaranya perubahan fisik, psikis, jiwa dan pematangan fungsi organ reproduksi.

Lebih lanjut guru Bimbingan Konseling (BK) ini menyampaikan tentang ciri pubertas pada fisik. Antara lain badan bertambah tinggi dan besar, otot dada dan bahu melebar, tumbuh jakun dan suara menjadi berat, tumbuh kumis, jambang, janggut, rambut ketiak dan sekitar kelamin, dan mulai berjerawat.

Sedangkan ciri pubertas dari kondisi jiwa/psikologis, antara lain merasa lebih bersemangat, kreatif dan senang berpetualang, lebih mudah marah, bosan, bahkan tidak peduli atau cuek, lebih senang berkumpul dengan teman dibanding keluarga, rasa ingin diakui oleh kelompok sebaya, rasa ingin tau yang besar, dan suka mencoba sesuatu yang baru.

Sementara itu diwaktu yang sama, Ustadzah Tia, sapaan akrab Dian Setia P., juga menjelaskan tanda dan ciri pubertas secara fisik maupun psikologis pada anak perempuan.

Lebih lanjut ia menjelaskan tentang apa itu menstruasi. Apa itu menstruasi? Bagaimana menghadapi jika menstruasi datang? Apa yang harus disiapkan dan dilakukan? Termasuk bagaimana cara menjaga kebersihan selama dan sesudah menstruasi. Semuanya dikupas tuntas dan lebih gayeng saat materi dilakukan dengan tanya jawab interaktif.

Materi pubertas baik untuk anak putra maupun putri ditutup dengan materi tata cara mandi besar. Baik Ustadz Farid maupun Ustadzah Tia menjelaskan mandi besar adalah mandi wajib, merupakan kegiatan membersihkan diri dari hadast besar agar tubuh kembali suci. Misalnya keluarnya mani dari alat kelamin laki-laki, salah satu penyebabnya karena mimpi basah. Sedangkan contoh hadats besar bagi perempuan adalah keluar darah haid atau nifas.

Koordinator Kelas V, Ustadazh Sri Purwanti menyampaikan materi ini diberikan dengan tujuan untuk memberi bekal pada siswa, jelang mereka memasuki masa puber. “Mengapa? Saya melihat siswa kelas V sudah banyak yang baligh, yang putri ada yang sudah menstruasi,” tuturnya. Lebih lanjut menurutnya jika tidak dibekali dengan materi tersebut, khawatirnya setelah menstruasi tidak bisa mandi besar.

“Harapan kami saat menstruasi mereka sudah tanggap dan tahu apa yang harus dilakukan. Begitu juga dengan anak putra, saat mereka mengalami mimpi basah misalnya, mereka sudah mengerti apa yang harus dilakukan sesuai dengan tuntunan agama Islam,” ujarnya. (Azizah)

RELATED ARTICLES

Most Popular