Saturday, May 25, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYH. Agus Salim, Satpam Mudipat Ayahnya Kampung Juwingan itu Wafat

H. Agus Salim, Satpam Mudipat Ayahnya Kampung Juwingan itu Wafat

MUDIPAT.CO – Keluarga Besar SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) dan Warga Juwingan Surabaya berkabung. H. Agus Salim, salah satu tokoh kampung Juwingan yang bekerja sebagai petugas sekuriti Mudipat memenuhi panggilan Allah Tuhan Yang Maha Esa, Ahad petang (28/3/2021).

Pak Salim, sapaan akrabnya, tutup usia di usia 58 tahun. Meninggalkan sang istri Hj. Nanik Winarni Salim, dua anak: Mas Citra Winantoro dan Mbak Istiqomah beserta menantu-menantunya, dan empat cucu-cucunya. Pak Salim telah mengabdi di Mudipat selama 23 tahun.

Ikhwan, sahabat almarhum pada pidato duka usai menshalati almarhum di Mushalla Syamsuddin Juwingan mengatakan, warga kampung merasakan telah kehilangan orang baik yang ramah itu. Warga RT 9 RW 11 itu semasa hidup selalu dikenal bersahaja.

“Beliau adalah saudara sahabat ayah eyang. Beliau yang jelas adalah ayah bagi kampung ini,” jelas mantan ketua RW 11 itu di hadapan para pelayat.

Dikisahkan bahwa Pak Salim semasa hidup banyak menoreh kebaikan. Baik di kampung maupun di sekolah. Sosok yang gigih ramah pada semua orang dan murah senyum.

H. Agus Salim hendak dibawa ke peristirahatan terakhir seusai dishalati. (humasmudipat)

“Beliaulah penggagas gerakan shalat subuh berjamaah. Awalnya beliau mengutarakan kegelisahannya kepada saya. Bagaimana caranya agar banyak orang yang mau shalat jamaah di masjid kampung. Utamanya saat shalat subuh.

“Kemudian beliau punya gagasan menarik. Yakni gerakan shalat subuh berjamaah. Caranya waktu subuh beliau datang ke mushallah membawa satu jrigen kopi. Kemudian ibu-ibu membawa camilan. Alhamdulillah gerakan ini berhasil. Shalat subuh berjamaah selalu ramai hingga saat ini.

“Gagasan beliau sangat bermanfaat. Kami bersaksi almarhum adalah orang yang baik. Saya mewakili keluarga mohon maaf atas salah dan khilaf nggeh. Semoga Allah menerima semua amal shalihnya, mengampuni semua dosanya, dan Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisiNya. Aamiin.” tutup Ikhwan.

Kepala Mudipat M. Syaikhul Islam MHI beserta keluarga besar Mudipat pun merasakan kehilangan karyawan terbaiknya itu. Pak Salim di sekolah adalah karyawan senior yang banyak memberi teladan pada juniornya.

“Kami sangat kehilangan beliau. Kita do’akan semoga beliau husnul khatimah. Mendapatkan ampunan atas segala kekhilafan, diterima segenap amal ibadah, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Amin yra,” ujar Ust. Syaikhul.

H. Agus Salim (kanan) semasa hidup bersama Restu, rekan dan juniornya. (humasmudipat)

Sebagai informasi, H. Agus Salim wafat saat melaksanakan tugas menjaga keamanan sekolah pada Ahad (28/3/2021) pukul 16.20. Penyebabnya adalah serangan jantung.

Pak Salim hari itu bertugas seorang diri. Namun di sekolah ada dua petugas kebersihan yang sedang kerja bakti. Yakni Supriyanto dan Bagus. Kedua petugas kebersihan itu pulang sekitar pukul 15.30.

Salah satu OB, Supriyanto sesampai di rumah ditelepon Pak Salim yang mengeluh tidak enak badan. Maka kembalilah Pak Supri, sapaannya, ke sekolah membawa minyak kayu putih.

Sampai di sekolah Pak Supri langsung memijat dada Pak Salim di gedung TMB lt. 1. Dirasa enakan, Pak Supri meminta Pak Salim agar tetap tidur di lantai beralas sajadah. Sementara Pak Supri pergi menyirami taman di pelataran sekolah.

“Selang beberapa menit saya kembali beliau (Pak Salim) sudah tak bernafas. Saya telepon Mas Udi (satpam) dan Pak Ikhul (kepala sekolah) dan beliau segera sampai ke sekolah. Dan Pak Salim sudah meninggal saat itu, “ kisah Pak Supri.

Kemudian dihubungilah pihak keluarga dan Polsek Gubeng dan datanglah bersama tim TGC. Lalu jenazah lantas dibawah ke RSUD Dr. Soetomo petang itu. Setelah itu jenazah diantar ke rumah duka bakda Isyak sekitar pukul 19.55.

Almarhum dikebumikan Senin pagi pukul 08.00 di Makam Islam Juwingan. Pagi itu pengantar Pak Salim ke peristirahatan terakhirnya sangat banyak. Meski tengah pandemi, pelayat berjubel di rumah duka maupun di pemakaman. Sugeng Tindak Ayah Agus Salim. Mugi Husnul khatimah. Amin. (mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular