Saturday, May 25, 2024
spot_imgspot_img
HomeBINA AKHLAK ANANDAUst. Musa: Jadi kader Muhammadiyah itu berat. Kalau tidak jadi yang terbaik,...

Ust. Musa: Jadi kader Muhammadiyah itu berat. Kalau tidak jadi yang terbaik, rugi!

MUDIPAT.CO – Seseorang semakin berprestasi harus semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Rendah hatilah dan jangan sombong.

Demikian ungkapan Ustadz Musa Abdullah pada sesi materi penguatan Kemuhammadiyahan RIAS kelas 6 SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) di Auditorum TMB Lt. 4, Sabtu (18/1/2020) malam.

“Jangan sombong jika berprestasi. Kalian tidak pantas sombong kalau belum mengalahkan Fir’aun yang kekuasaannya meliputi 2/3 bumi dan akhirnya Allah musnahkan Fir’aun di laut merah,” terang Ust. Musa.

“Siapa yang di sini banyak prestasinya?” tanya Ust. Musa kepada audiens, maka peserta mengacungkan telunjuknya ke udara. “Iya, kalian harus banyak bersyukur tidak boleh sombong,” pesannya.

Ust. Musa pada kesempatannya secara spesial memperkenalkan dan mengisahkan perjuangan Muhammadiyah sejak didirkan di Kauman Jogja, 18 November 1912. Menurutnya Kyai Dahlan sang pendiri tidak ingin Indonesia menjadi bangsa yang bodoh. Makanya Kyai Dahlan mendirikan sekolah.

“Mulianya Kyai Dahlan. Beliau mencari anak miskin, anak yatim, dimandikan, dikasih makan, dan diberi pendidikan. Kita patut bersyukur kini bersekolah di Muhammadiyah yang dibangun dengan susah payah itu. Maka jadilah kader Muhammadiyah melanjutkan perjuangan ini,” ajaknya.

Ust. Musa juga mengutip pernyataan Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti. Bahwa menjadi kader Muhammadiyah harus tulus. Jangan terbang karena puja, jangan tumbang karena cerca.

“Jadi kader Muhammadiyah itu berat. Kalau tidak jadi yang terbaik, rugi!” ungkapnya.

Lebih lanjut Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Simokerto Surabaya itu beralih pada materi akhlak. Dikatakan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang berakhlak mulia. Dibeberkan pula materi mengenai akhlak mulia dan akhlak tercela pada kesempatan tersebut.

Dikatakan akhlak yang tercela adalah kebalikan dari akhlakul karimah. Macam akhlak yang tercela, sebagai berikut. Berbohong, takabur (sombong) merasa atau mengakui dirinya besar, tinggi, mulia, melebihi orang lain, dengki sikap tidak senang atas kenikmatan atau keberhasilan yang diperoleh orang lain, bakhil atau kikir.

“Semoga kalian, pelajar Muhammadiyah semua berakhlakul karimah. aamiin,” pungkas Ust. Musa. (mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular