Ustadz Sholihin Ingatkan Orang Kafir Boleh Hidup Tenteram di Dunia Tapi di Akhirat Balasannya Neraka

693
Ustadz Dr. Sholihin saat berceramah di Masjid KH Ahmad Dahlan Mudipat. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – Kajian tafsir yang diasuh oleh Ustadz Dr. Sholihin kali ini mengupas surat Yunus ayat 5-9. Kajian digelar di Masjid KH Ahmad Dahlan SD Muhammadiyah 4 Surabaya (Mudipat), Jumat (17/1/2020). KAjian diikuti seluruh Guru dan Karyawan Mudipat.

Dalam ayat ini Ustadz Sholihin menjelaskan Allah SWT menjadikan matahari, bulan, langit dan bumi, termasuk pergantian siang dan malam itu ada pelajaran yang patut kita ambil. Juga terdapat tanda-tanda kebesaran-Nya.

Lebih lanjut Ketua Majelis Tabligh PWM Jatim itu menjabarkan Allah SWT menjadikan matahari bersinar yang bermakna kekuatan, sedangkan bulan itu bercahaya yang menggambarkan keindahan.

Salah satu pelajaran itu, menurutnya adalah semua yang diciptakan Allah tidak boleh saling mengagungkan. Namun kita wajib mengagungkan siapa yang menciptakan, yakni Allah swt. Ia memberi contoh lainya dalam pergantian malam dan siang.

“Siang bisa kita gunakan untuk bekerja, mencari nafkah dan malam untuk beribadah dan bertafakur kepada Allah,” ucap Mantan Kepala SD Mudipat itu.

Menurutnya memang hanya orang-orang yang bertakwa yang benar-benar bisa mengambil pelajaran dari semua yang diciptakan Allah SWT.

Sementara di ayat 7 dan 8, Allah menjelaskan bahwa balasan orang yang tidak percaya adanya hari akhir dan tidak percaya dengan ayat-ayat Allah SWT.

“Mereka merasa lebih tenteram dengan kehidupan di dunia. Padahal balasan orang yang tak beriman kepada Allah SWT tidak lain adalah neraka.” tegas Dr. Sholihin.

Sedangkan dalam ayat 9, Allah menjelaskan orang yang beriman dan beramal sholih akan diberi petunjuk dan akan diberi balasan surga yang penuh kenikmatan, jannatun na’im. (azizah)