Wednesday, July 17, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYKyai Sholihin: Di Hadapan Allah Harus Rendah Diri, di Depan Manusia Harus...

Kyai Sholihin: Di Hadapan Allah Harus Rendah Diri, di Depan Manusia Harus Rendah Hati

MUDIPAT.CO – Kajian Tafsir menjadi ritual Jum’at pagi seluruh guru dan karyawan Mudipat. Kajian ini diasuh oleh Kyai Haji M Sholihin, guru senior Al-Islam dan Kemuhammadiyahan SD Muhammadiyah 4 Pcuang Surabaya (Mudipat). Jum’at (23/10/2018) pagi itu membahas tafsir Q.S. Al-A’raf: 204-206.

Kyai Sholihin yang menyandang gelar doktor pengembangan sumber daya manusia UNAIR menyebutkan bahwa membaca Al-Qur’an sangat dibutuhkan setiap hamba. Hamba yang ingin apapun bisa dikabulkan dengan membaca Al-Qur’an. Ingin sembuh, baca Al-Qur’an. Baik penyakit psikis seperti iri, dengki, nifaq, penakut, malas, juga penyakit fisik.

Dalam surat Al-A’raf ayat 204 disebutkan, “Dan apabila ada orang membaca Alquran, maka dengarkanlah dengan baik dan perhatikan dengan tenang. Kata Allah supaya kita mendapatkan rahmat, rahmat itu pertolongan,” tambah Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa pahala orang yang membaca Al-Qur’an sama dengan yang mendengarkan. “Makanya orang yang shalat berjamaah dan imamnya membaca Al-Qur’an secara jahr atau keras tidak perlu membaca lagi, tapi cukup mendengarkan imam,” lanjutnya.

Sedangkan Q.S. Al-A’raf ayat 205 menyebutkan agar kita senantiasa menyebut nama Allah dengan rendah diri dan rasa takut. “Kalau di depan Allah itu harus rendah diri, sedangkan di depan manusia harus rendah hati. Kalau orang semakin dekat dengan Allah harusnya makin rendah hati, berarti orang yang tinggi hati atau sombong itu kurang mendekat pada Allah,” jelas Abah Shol, panggilan akrabnya.

Ia pun menambahkan waktu subuh dan maghrib harus lebih banyak berdzikir karena itu waktu-waktu mustajabah. “Setiap ada seorang hamba yang membaca Alquran, malaikat akan lapor kepada Allah. Kemudian Allah bertanya apa keinginan hamba tersebut dan bersedia mengabulkannya. Makanya ayo baca Alquran sebanyak-banyaknya,” pesan Kyai Sholihin mengakhiri kajiannya. (erfin)

RELATED ARTICLES

Most Popular