Saturday, November 7, 2026
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYInilah Sahabat Bumi Mudipat, Anak-anak Bawa Botol dari Rumah untuk Disedekahkan

Inilah Sahabat Bumi Mudipat, Anak-anak Bawa Botol dari Rumah untuk Disedekahkan


Pagi itu suasana SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya terasa berbeda. Sejak pukul 06.45 pada Jumat, 06 November 2026, sebelum anak-anak masuk kelas, mereka sudah datang dengan membawa kantong berisi botol-botol bekas dari rumah. Ada yang membawa botol plastik, ada yang membawa galon, ada pula yang membawa tutup galon, tutup botol, botol minyak, hingga botol sampo dan sabun. Semua botol itu sudah dibersihkan di rumah dan siap untuk disedekahkan.

Pengumpulan sedekah sampah ini dilakukan di dua tempat, yaitu di Lapangan Gedung A yang menjadi Pos 1 dan di Teras Gedung ADEC yang menjadi Pos 2. Di sana anak-anak tidak hanya mengumpulkan, tetapi juga belajar memilah. Mereka diajari cara membedakan botol putih, botol biru, dan botol berasa, cara melepas labelnya, membuka tutupnya, lalu memasukkan botol-botol itu ke dalam kantong sesuai kategorinya. Suasana pun menjadi ramai dan penuh semangat karena anak-anak merasa menjadi bagian dari sebuah gerakan besar untuk bumi. Program Sahabat Bumi ini ternyata merupakan kelanjutan dari kegiatan Go Green yang beberapa waktu lalu telah mendapatkan rekor MURI.

Wakil Kepala Mudipat, Ustadzah Erfin Walida Rahmania, M.Pd. mengatakan program ini bertujuan untuk mengajak anak-anak Mudipat menjadi bagian dari Sahabat Bumi, menjadi anak-anak yang notice dan aware, peduli dengan pilah sampah di rumah.

Sampah yang selama satu bulan sebelumnya sudah dipilih di rumah, kemudian bisa dibawa ke sekolah untuk disedekahkan sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh IKWAM.
Beliau juga menyampaikan harapannya agar dengan program ini, keluarga Mudipat bisa terbiasa melakukan pilah sampah di rumah, dan sebulan sekali disedekahkan ke Sahabat Bumi. Nantinya hasil penjualan dari sedekah sampah anak-anak itu akan dijual dan digunakan untuk kegiatan sosial. Sehingga satu botol yang disedekahkan bukan hanya mengurangi sampah, tetapi juga menjadi sedekah yang bermanfaat untuk sesama.

Kegiatan pagi ini pun menjadi awal yang baik. Anak-anak belajar bahwa menjaga bumi bisa dimulai dari hal yang sederhana, dari rumah sendiri, dari satu botol yang dipilah dan disedekahkan dengan ikhlas. Dan melalui Sahabat Bumi, Mudipat mengajak semua keluarga untuk ikut menjadi bagian dari gerakan ini, menjadi sahabat yang menjaga bumi dan peduli pada sesama. (mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular