Thursday, April 16, 2026
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYBuka Darul Arqam Kelas 1, Ustad Edy: Tahan Marah Ya, Puasa...

Buka Darul Arqam Kelas 1, Ustad Edy: Tahan Marah Ya, Puasa Tak Hanya Nahan Haus dan Lapar!

MUDIPAT.CO – Siapa bilang puasa itu membuat lemes dan membosankan? Hari ini, kelas 1 SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Surabaya sedang seru-serunya mengikuti kegiatan Darul Arqam (DA). Selama dua hari, 270 anak-anak belia ia akan diajak mengenal indahnya Islam melalui kegiatan belajar sambil bermain, praktik wudhu dan shalat yang seru, hingga game yang mengasah kreatifitas, Senin-Selasa (2-3/3/2026). Meski sedang berpuasa, mereka nampak ceria dan bersemangat.

Pukul 08.00 nampak siswa-siswi yang berbusana muslim nuansa putih sudah memadati hall Gedung TMB lt 4. Mereka akan ikuti acara pembukaan dari kegiatan ini. Dengan tertib mereka menata sandal/sepatu sesuai tulisan kelas masing-masing kemudian duduk dan berbaris rapi.

Dalam sambutan pembukaan, Ustadz Edy Susanto, M.Pd, Kepala Sekolah, menyampaikan tentang pentingnya berpuasa. Menurutnya puasa wajib dilakukan karena perintah Allah. “Lho aku kan masih kecil Ustadz,” ucapnya menirukan pertanyaan yang lumrah dilontarkan anak-anak. Dengan kalimat sederhana ia menjawab meski masih kecil dan belum wajib berpuasa harus latihan berpuasa. Mengapa? Menurut Ustadz Edy karena melakukan puasa selama satu bulan itu tidak mudah. Oleh karena itu butuh pembiasaan.

Berikutnya, ia juga menjelaskan tentang tema DA tahun ini pada anak-anak. “Temanya adalah Bertaqwa, Berdaya, dan Berempati di Bulan Ramadhan,” ucapnya. Bertaqwa lanjutnya, arti gampangnya itu nurut perintah. “Misalnya, Ustadz bilang anak-anak coba diperhatikan, dia tidak memperhatikan. Anak-anak ayo tertib, malah ramai,” ucapnya.

Ia melanjutkan, orang bertaqwa itu selalu melaksanakan perintah Allah. Termasuk menjalankan puasa adalah melaksanakan perintah Allah. Oleh karena itu tujuan orang berpuasa agar menjadi orang yang bertaqwa. Maka puasa yang kita lakukan harus dilakukan dengan penuh kesungguhan, keceriaan, dan tidak malas.

Selanjutnya adalah berdaya. Berdaya menurutnya itu tidak malas-malasan. Intinya puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tapi juga menahan marah, jadi anak yang sabar. “Jika suka marah pahalanya hilang, puasanya jadi sia-sia. Meski sedang puasa belajar tetap berjalan, banyak mengaji, shalat lima waktu. Allah akan melipatgandakan pahala di bulan Ramadhan,” pesannya.

Terakhir Adalah berempati. Pria kelahiran Kota Angin ini menjelaskan berdaya berarti ikut merasakan kesedihan orang lain. Ia pun memberi contoh jika ada teman yang jatuh, merasa kasihan. Ada orang kesusahan, ingin membantu.

Tak lupa ia menyampaikan program yang dimiliki Mudipat, yaitu program parcel dhuafa dan sedekah Shubuh. Ia mengajak anak-anak bisa menyumbang program tersebut, yang nantinya hasil dari program tersebut diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan, seperti tukang becak, para pekerja yang penghasilan tidak menentu, dan lainnya.

Usai kegiatan pembukaan, anak-anak kembali ke kelas untuk ikuti materi pertama yaitu Etika Terhadap Orang Tua dan Guru. Materi disampaikan dengan PPT, video, lagu, juga ada permainan ular tangga terkait dengan materi tersebut. Anak-anak pun sangat antusias hingga jam istirahat tetap lanjut bermain tidak mau berhenti.

Materi berikutnya tentang Aku Anak Muhammadiyah. Teknis permainan hampir sama dengan materi sebelumnya, hanya permainannya berupa gunting-tempel. Anak-anak diberi pilihan mana sikap yang baik dan tidak baik anak muhammadiyah. Selain melatih motorik halus dan berfikir kritis, permainan ini juga mengasah kerjasama sebab dilakukan secara berkelompok.

Materi terakhir di hari pertama adalah praktik shalat. Dengan tertib, satu persatu siswa-siswi Kelas 1 memasuki masjid. Dengan dibimbing Ustadz-Ustadzah, mereka berbaris membentuk shaf dengan rapi. Anak-anak melakukan praktik dengan ikuti bacaan dan gerakan yang diucapkan imam secara keras. Tujuan praktik ini bukan sekadar menghafal bacaan dan gerakan, tapi lebih ke arah pembiasaan dan penanaman rasa cinta. (Azizah)

RELATED ARTICLES

Most Popular