Monday, May 20, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYApabila Kita Tetap Melakukan yang Allah Larang Pasti Ada Ancaman

Apabila Kita Tetap Melakukan yang Allah Larang Pasti Ada Ancaman

MUDIPAT.CO – Kajian tafsir kali ini mngupas tentang penjelasan Surat Al Maidah ayat 51, Jumat (3/11/2023). Ustadz Dr. H. M. Sholihin,S.Ag., MPSDM sebelum memulai kajian, ia membaca bunyi ayat dan terjemahan terlebih dahulu.

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai teman setia(mu); mereka satu sama lain saling melindungi. Barangsiapa di antara kamu yang menjadikan mereka teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”.

Menurut Ustadz Sholihin, ayat ini diserukan kepada orang-orang yang beriman. Tak lupa, ia juga menjabarkan apa itu iman. Menurutnya, iman adalah tashdiqu bil qalbi wa ikraru bil lisan, wa amalu bil arkan. Artinya Iman itu diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan perbuatan.

“Orang yang beriman mengakui dan meyakini adanya Allah, ia yang Maha pengatur dan pemilik semuanya tanpa ada keraguan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, termasuk dalam ayat ini, yakni Allah melarang berteman setia dengan orang yahudi-Nasrani. Oleh karena itu, ia menyarankan agar dalam berteman hendaknya memilih teman yang seiman. Sebab, dalam hal pertemanan selalu dan sering ada pemakluman.

“Suatu ketika teman kita berbuat salah, sebagai teman baiknya tentu kita akan memaafkan. Suatu ketika teman kita berhutang pada kita, jika kita punya rizki berlebih pasti akan meminjaminya. Hubungan teman terkadang lebih dekat daripada hubangan antara saudara,” ia mencontohkan.

Lebih lanjut ia menjelaskan mengapa tidak boleh berteman setia dengan orang Yahudi Nasrani, sebab mereka pasti punya niat yang lain. Diantara mereka itu saling melindungi satu sama lainnya. Sudah pasti, jika mereka ingin berteman dengan kita pasti untuk mencari simpati.

Jika Allah sudah melarang, lanjutnya pasti itu suatu yang berbahaya. “Dan apabila tetap melakukan apa yang dilarang, pasti ada ancaman. Ancaman Allah yaitu jika masih nekat menjadikan mereka teman setia, berarti kita bagian dari golongan mereka,” jelasnya. (Muhimmatul Azizah)

RELATED ARTICLES

Most Popular