Sunday, May 19, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAY117 Dokter Kecil SD Muhammadiyah 4 Surabaya "Meninjau" RS Semen Gresik

117 Dokter Kecil SD Muhammadiyah 4 Surabaya “Meninjau” RS Semen Gresik

MUDIPAT.CO – Sejumlah 117 Dokter Kecil (Dokcil) SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) berkunjung ke RS semen Gresik, Kamis (2/2/2023). Di rumah sakit yang beralamat di Jl. RA Kartini No. 280 Gresik itu, para dokcil Mudipat melalukan “peninjauan” alias diklat dokcil. Kegiatannya adalah hospital tour ke beberapa ruangan dan Dokcil juga mendapatkan materi di auditorium.

Peserta dokcil yang terdiri dari siswa kelas 3-6 itu dikomandani langsung Kepala Sekolah Ust. Edy Susanto MPd. Didampingi oleh beberapa guru dan tendik yang merupakan panitia Diklat Dokcil. Kegiatan rutin tahunan yang merupakan ektrakurikuler dokcil ini baru terselenggara tahun ini, lantaran dua tahun lalu dunia dilanda pandemi.

Sambutan hangat RS Semen Gresik sungguh berkesan. Para dokter, tenaga kesehatan, dan juga pegawai karyawan di Rumah Sakit tersebut sangat ramah menyenangkan. Hospital tour adalah kegiatan yang paling ditunggu para dokcil, siswa dibagi 5 kelompok dengan didampingi oleh pegawai rumah sakit dan guru lalu jalan deh.

Sebelum Hospital Tour, M. Fatur Rohman, S. Kep.NS, tenaga di rawat inap paviliun RS Semen Gresik menjelaskan ada beberapa ruangan yang akan dikunjungi anak-anak, yaitu medical checkup, ruang jenazah, laboratorium dan radiologi dan kemo terapi, rawat inap, rawat jalan, UGD.

“Luar biasa kegiatan ini, anak-anak sangat antusias terutama saat bertemu dengan dokter-dokter yang ada di Rumah sakit Semen Gresik. Mereka menanyakan semua yang ingin mereka ketahui termasuk gimana cara jadi dokter, kemudian apa aja yang diperiksa dan lain sebagainya,” tutur ustad K.S. Rahmadiansyah, SPd, kordinator ekstrakurikuler SD Mudipat.

Peserta diklat dokcil mendapatkan banyak wawasan. Peserta diajak berkunjung ke ruangan VVIP, VIP, dan ruangan kelas 1. Ruangannya sangat nyaman hingga membuat salah satu peserta Arsya dari 4E mengaku betah di RS Semwn Gresik. “Enak sekali di sini, pengen tiduran di sini,” ucapnya polos.

Ruang selanjutnya yang dikunjungi adalah ruang jenazah. Anak-anak sangat penasaran bahkan ada salah satu dari peserta dokcil Naziyaa kelas 4F dia berkata ingin bekerja di Rumah sakit Semen Gresik supaya bisa menolong orang lain.

Kunjungan berikutnya ada di ruang gigi dan mulut. Peserta langsung praktek menjadi dokter gigi dan sekaligus menjadi pasien. Muhammad Arjuna berkesempatan menjadi pasien untuk pemeriksaan gigi. “Rasanya enak, nggak sakit, pertama agak takut saat mau di periksa,” kata Arjuna.

Sementara itu drg Titik Handayani memberikan penjelasan supaya jangan tidak takut dan bahkan harus rutin periksa gigi ke dokter gigi. “Anak-anak melihat giginya di foto ronsen menggunakan intra oral kamera, bisa melihat akar dan tulang gigi, lubang-lubang, gigi yang posisinya miring akan terlihat,” jelas drg Titik.

Peserta diklat dokcil juga diajak berkunjung ke poli-poli. Mereka mendapatkan banyak wawasan mengenai bagaimana cara menjadi pasien rawat jalan. Juga perjalanan berakhir di ruang unit gawat darurat (UGD). Mereka dijelaskan pasien yang bagaimana yang masuk UGD tersebut. (Arry/mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular