Aqila, Srikandi Cilik Robotika Mudipat Kembali Toreh Juara 1

20404
Aqila Faustina C. berselebrasi dengan piala dan plakat juara. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – Aqila Faustina Connie memang hanya bocah perempuan. Tapi soal keahliannya merakit dan mengoperasikan robot tak boleh dipandang sebelah mata.

Terbukti Siswi kelas 4-G SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) ini berkali-kali meraih juara 1 dalam ajang lomba robotika tingkat nasional. Sebagaimana diketahui, belum lama ini Aqila meraih Juara 1 Lomba Robotika line tracer di ME Award Malang. Kemudian Juara 1 Line Tracer di OlympicAD di Semarang juga kejuraan WIRC di Batu.

Terbaru, Aqila meraih Juara 1 Lomba IRRC atau Innovation Rajasa & Maspion Square Robotic Competition, kategori line tracer analog tingkat nasional. IRRC diselenggarakan SMK Rajasa dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, di Maspion Square Surabaya, 25-26 Januari 2020. Kompetisi tersebut diikuti 120 peserta dari berbagai daerah.

Di level SD, putri dari Bobby Satriya Yudya dan Sisca Novaria Fitri itu jadi yang terunggul dari banyak tim lain. Juara dua dan tiga diraih tim dari SD Muhammadiyah 2 Gresik. Sebenarnya ada 11 tim yang diturunkan dari Mudipat. Namun hanya Aqila yang juara dan satu tim lagi atas nama Zahra Faustina (2-D) dan Zhafira Audrey (2-D) yang naik di podium juara harapan 4 pada kategori yang sama.

“Alhamdulillah semua ini (prestasi yang diraih) berkat dukungan semunya. Ya, orangtua, pelatih, pembina, dan bapak ibu guru” ujar Aqila yang mengaku amat menyukai masakan rendang.

Lebih lanjut bocah kelahiran 5 Oktober 2010 itu mengatakan dirinya merasa terlatih menjadi perempuan tangguh. Terlebih saat semi final dan final semua lawannya adalah laki-laki.

“Hanya saya sendiri perempuannya, hehe,” tuturnya lantas mesem. Aqila saat ini hampir menuntaskan hafalan juz 30.

Pembina Robotika Mudipat Endik Setyawan SSi bersyukur dan berterima kasih atas dukungan banyak pihak. Sehingga Mudipat masih terus bersinar dan berprestasi di banyak kejuaraan.

“Sebenarnya ada yang membuat deg-degkan di lomba ini (IRRC). Yaitu ada tantangan jembatan. Kemudian robot-robot rentan tabrakan. Tapi alhamdulillah Aqila mampu melakukan yang terbaik.” ujar Ust Endik.

Selamat Aqila, Selamat Tim Robotika. Jaya Selalu. (mul)