Sunday, May 26, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYJika Terjadi Gempa, Ini yang Harus Dilakukan untuk Menyelamatkan Diri

Jika Terjadi Gempa, Ini yang Harus Dilakukan untuk Menyelamatkan Diri

“Jika terjadi gempa, secepat mungkin kita keluar dari rumah atau bangunan menuju ke areal kosong.”

Demikian disampaikan Arifin Nursandah, dosen teknik sipil Universitas Muhammadiyah Surabaya kepada siswa-siswi kelas 5 pada Senin (15/10/2018) di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya atau SD Mudipat Pucang.

Dosen lulusan S2 ITS itu menambahkan, jika saat gempa posisi berada dalam gedung, kita harus keluar lewat tangga, jangan menggunakan lift. Kalau tidak sempat keluar gedung, kita harus bersembunyi di bawah meja.

“Mengapa sembunyi di bawah meja?karena di bawah meja ada ruang kosong yang bisa melindungi kita dari reruntuhan tembok. Cara seperti ini juga dilakukan warga Jepang saat gempa,” tambahnya.

Arifin menjelaskan, jika tinggi bangunan 10 meter, kita harus keluar menjauh radius 11 meter dari bangunan agar posisi kita aman dari reruntuhan.

“Surabaya merupakan daerah potensial gempa. Posisi Surabaya mengalami peningkatan resiko wilayah gempa. Dulu nomer 2 sekarang naik jadi 3,” jelasnya.

Arifin menerangkan, sebagian besar korban gempa disebabkan tertimbun bangunan, itu sebabnya mendirikan bangunan harus diperhatikan ketahanan terhadap gempa.

“Mendirikan bangunan tahan gempa yang harus diperhatikan adalah kualitas tanah baik, struktur bangunan harus simetris, terbuat dari bahan baja ringan dan semen mortar, memiliki struktur pondasi kuat, terbuat dari beban material yang minimal, dan menggunakan beton bertulang,” jelasnya. (Anang)

RELATED ARTICLES

Most Popular