Friday, October 30, 2026
spot_imgspot_img
HomeBINA AKHLAK ANANDAIbu Dosen Ini Sampaikan Materi Anti-Bullying di PIK Wujudkan Lingkungan Ramah Anak

Ibu Dosen Ini Sampaikan Materi Anti-Bullying di PIK Wujudkan Lingkungan Ramah Anak


SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya terus berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui materi mengenai bahaya bullying yang disampaikan oleh Dosen Unesa Ibu Aisyah Rahma Dewi. Materi disampaikan di PIK Kelas 5 dan 6 Kafilah Putri di Gedung ADEC.

Dalam pemaparannya, Aisyah Rahma menjelaskan bahwa bullying adalah perilaku menyakiti orang lain yang dilakukan secara sengaja dan berulang-ulang. Beliau menekankan bahwa tindakan ini sama sekali tidak boleh ditoleransi di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Siswa diajak untuk mengenali empat bentuk utama bullying, yaitu fisik, verbal, sosial, serta perundungan di dunia maya (cyberbullying).

“Era digital saat ini membuat kita harus sangat waspada terhadap cyberbullying. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari stalking (menguntit), outing (membocorkan konten pribadi), flaming (pertengkaran dengan kata kasar), harassment (menyerang), fitnah atau menyebarkan hoaks demi mencemarkan nama baik, hingga exclusion seperti sengaja mengeluarkan teman dari grup WhatsApp,” papar Aisyah di hadapan para siswa.

Kemudian Aisyah juga membedah faktor psikologis dan sosial mengapa seorang anak bisa menjadi pelaku bully. Beberapa di antaranya adalah keinginan untuk dianggap lebih kuat atau berkuasa, mencari perhatian dari lingkungan sekitar, kurangnya rasa empati terhadap sesama, terpengaruh oleh lingkaran pertemanan (sirkel) yang toksik, serta dampak negatif dari paparan media sosial.

Melalui materi ini, seluruh siswa Mudipat diajak untuk menjadi pribadi yang lebih peka dan peduli. Sekolah mengimbau para siswa untuk tidak tinggal diam ketika melihat tindakan perundungan, berani melaporkan kejadian kepada guru, selalu bersikap adil, bersedia menjadi teman bagi siapapun tanpa membeda-bedakan, serta tidak ikut-ikutan melakukan perundungan meski dengan alasan sekadar bercanda.

Bagian utamanya agar materi ini dapat terikat untuk siswa, merely mengikrarkan Janji Anti Bullying Siswa Hebat Mudipat: 1) Aku tidak mengejek atau merendahkan teman. 2) Aku tidak bercanda yang menyakiti teman. 3) Aku tidak membuat konten negatif. 4) Aku tidak berkata kasar pada teman. 5) Aku berani membantu dan meminta bantuan untuk membela teman yang dirundung.

Adanya edukasi bullying, diharapkan seluruh warga sekolah dapat bergotong royong, keharmonisan, sehingga SD Muhammadiyah 4 Surabaya tetap menjadi sekolah yang aman untuk mencetak generasi hebat, berkarakter, dan penuh empati. (Anisa/Mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular