Friday, October 30, 2026
spot_imgspot_img
HomeBINA AKHLAK ANANDAAntusias! Hujan Pertanyaan dari Murid untuk Pak Polisi di PIK

Antusias! Hujan Pertanyaan dari Murid untuk Pak Polisi di PIK

SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) menggelar kegiatan Pemantapan Iman dan Keislaman (PIK) bagi murid kelas V dan VI, baik putra maupun putri. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19–20 Jumadil Awal 1448 H atau 30–31 Oktober 2026 M dengan mengusung tema “Generasi Islam Berakhlak Mulia, Unggul, dan Berprestasi”.

Pada pukul 15.15 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan materi pendalaman ibadah, khususnya mengenai salat sunah. Materi ini bertujuan untuk memperluas pemahaman murid tentang berbagai macam ibadah sunah sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pembelajaran tersebut, diharapkan murid semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah dan membentuk pribadi muslim yang taat.

Agenda berikutnya diisi dengan kegiatan bakti sosial. Dalam kegiatan ini, murid kelas V dan VI diajak untuk berbagi makanan kepada sesama sebagai bentuk kepedulian sosial. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai empati, kebersamaan, dan semangat berbagi sejak dini.

Selanjutnya, para murid mendapatkan sosialisasi tentang anti-bullying (anti-perundungan) yang disampaikan oleh Tri Herry Purwanto dari Tim Anti-Bullying Polrestabes Surabaya. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menghindari segala bentuk perundungan, baik melalui perkataan maupun tindakan. Ia juga mengingatkan bahwa perilaku yang dianggap sebagai candaan sekalipun dapat menyakiti perasaan orang lain apabila dilakukan secara berlebihan.

Salah satu contoh perilaku yang harus dihindari adalah menghina atau mencaci nama orang tua teman. Menurutnya, tindakan semacam itu tidak dapat dibenarkan karena berpotensi menimbulkan dampak psikologis bagi korban dan bahkan dapat berujung pada konsekuensi hukum apabila memenuhi unsur tindak pidana.
Melalui sosialisasi ini, para murid diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga ucapan, menghargai sesama, serta membangun pergaulan yang sehat. Dengan demikian, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk perundungan. (Satria/Mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular