Monday, October 19, 2026
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYPembinaan GTK dari Dikdasmen PCM Ngagel Teguhkan 5K 1R dan Semangat Guru...

Pembinaan GTK dari Dikdasmen PCM Ngagel Teguhkan 5K 1R dan Semangat Guru Lebah


Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) dilaksanakan di TMB lantai 4 Mudipat, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kegiatan pembinaan ini menghadirkan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngagel Kota Surabaya dan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) PCM Ngagel. Hadir Sekretaris PCM Ngagel Sugeng Purwanto, Wakil Ketua PCM Ngagel M. Ridwan, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Suyatno, serta tim Majelis yakni Umi Syarofah dan Muarofah.

Sambutan pertama disampaikan Kepala Mudipat, Ustaz Edy Susanto, M.Pd. Dalam nasihatnya, ia menyampaikan rumus 5K 1R untuk membesarkan sekolah.

Pertama, komunikatif, yakni mampu membangun komunikasi yang baik dengan sesama guru, siswa, dan wali murid. Kedua, kontributif, setiap GTK harus memberi kontribusi nyata sesuai perannya. Ketiga, komitmen, memiliki kesungguhan untuk memajukan sekolah. Keempat, confidence, percaya diri dan tidak boleh minder di hadapan wali murid. Kelima, konsisten, apa yang dilakukan harus istiqomah dan berkelanjutan.

Sedangkan 1R adalah reflektif, yakni mawas diri karena masih banyak kekurangan dan banyak hal yang belum diberikan untuk sekolah ini. Dengan refleksi, setiap GTK diajak untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan pelayanan.

Sambutan kedua disampaikan Wakil Ketua PCM Ngagel, M. Ridwan. Ia memotivasi seluruh GTK Mudipat agar jangan pernah merasa puas dengan capaian yang ada.

Menurutnya, dunia pendidikan terus bergerak, sehingga guru harus terus berinovasi dan meningkatkan kreativitas. Sebab yang dicari orang tua saat ini adalah sekolah yang berbeda dan memiliki nilai lebih.

“Maka gurunya harus hebat. Hebat di semua aspek, hebat akademik dan hebat akhlaknya. Ini yang kita tekankan sebagai sekolah berkarakter,” ujarnya.

Ia menegaskan, karakter menjadi pembeda utama Mudipat sebagai sekolah Muhammadiyah. Kehebatan akademik harus dibarengi dengan keteladanan akhlak, sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.

Sambutan ketiga disampaikan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Ngagel, Suyatno. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya meningkatkan kinerja dan loyalitas sebagai bagian dari ibadah dan perjuangan dakwah pendidikan.

Ia menjelaskan, dedikasi dan loyalitas guru dan karyawan dapat ditakar menjadi tiga tipe.

Pertama, guru lebah. Tipe guru yang selalu memberi manfaat, menghasilkan madu berupa karya dan prestasi, kehadirannya menyenangkan, dan tidak merugikan orang lain. Ia bekerja ikhlas dan kontribusinya nyata untuk kemajuan sekolah.

Kedua, guru benalu. Tipe guru yang hanya menumpang hidup, tidak memberi kontribusi maksimal, hanya mengambil manfaat tanpa memberi timbal balik yang seimbang untuk sekolah.

Ketiga, guru predator. Tipe guru yang justru merugikan, merusak lingkungan kerja, dan menghambat kemajuan melalui sikap dan perilaku yang tidak membangun.

“Jadilah guru lebah, yang banyak manfaat dan kontribusi nyata bagi kemajuan sekolah,” pesannya.

Ia berharap, seluruh GTK Mudipat mampu menjadi pribadi yang bermanfaat, loyal, dan berdedikasi tinggi, sehingga Mudipat semakin maju sebagai center of service excellence dan sekolah berkarakter yang membanggakan Persyarikatan. Istiqomah dalam mengabdi sebagai investasi akhirat. (Mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular