MUDIPAT.CO – SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya atau Mudipat menyelenggarakan Pelatihan Menulis Buku Cerita Anak dengan tema “Guru Berdaya Murid Kaya Karya”. Pelatihan diikuti 150 guru dan karyawan Mudipat.
Pelatihan ini menghadirkan Watiek Ideo, penulis nasional buku cerita anak yang telah menulis lebih dari 400 buku anak sejak November 2010. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026 di Auditorium TMB lantai 4 Mudipat.
Dalam materinya, Watiek Ideo menyampaikan bahwa menjadi penulis rasanya seperti tidak bekerja karena semua berawal dari menghayal. “Saya cinta pada dunia literasi anak. Saya ingin menyalurkan gairah saya,” ujarnya.

Beliau juga menjelaskan pentingnya menulis cerita untuk anak-anak. Cerita mengembangkan imajinasi. Cerita mengajak anak membayangkan berbagai tokoh, tempat, dan peristiwa sehingga kreativitas terasah. Melalui cerita, anak-anak lebih tenang mendengarkan dan pesan nilai kehidupan dapat disampaikan tanpa menggurui.
“Menulis memperkaya kemampuan berbahasa. Menulis menumbuhkan empati dan kecerdasan emosional. Menulis menanamkan nilai kehidupan,” tambah Watiek.
“Dan, setiap cerita selalu dimulai dari sebuah ide. Dengan menulis kita membagikan imajinasi kepada dunia. Dari imajinasi menjadi cerita,” jelas Watiek.
Kepala Sekolah Ustadz Edy Susanto MPd dalam sambutannya mengutip dari Pramoedya Ananta Toer: “Orang boleh berilmu setinggi langit, tapi selama dia tidak menulis dia akan hilang dari masyarakat dan sejarah.”
Beliau juga menyampaikan kutipan dari Pramoedya Ananta Toer: “Dengan membaca kita mengenal dunia. Dengan menulis kita dikenang dunia.” jelasnya.
Target dari pelatihan ini adalah semoga terealisasi minimal 1.000 buku karya guru Mudipat.
Salah satu peserta mengaku sangat terinspirasi. “Karena pelatihan ini saya tidak jadi membuat buku/cerita pakai AI. Bismillahirrahmanirrahim saya mau nulis dengan ide saya sendiri.” ucapnya. (Mul)


