Wednesday, February 4, 2026
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYMantap! Siswa Mudipat Antusias dan Bahagia Diajari Dosen Geomatika Ini

Mantap! Siswa Mudipat Antusias dan Bahagia Diajari Dosen Geomatika Ini

MUDIPAT.CO – Suasana kelas 4G SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) mendadak penuh antusiasme saat para siswa diajak menyelami dunia ilmu pengetahuan dengan cara yang berbeda. Di tengah keriuhan rasa ingin tahu tersebut, Bapak Akbar Kurniawan ST MT,  Dosen Teknik Geomatika ITS, ayahanda dari Nindita Aisha Ayu P. Hadir di kelas 4G, Jum’at, 30 Januari 2026.

Bapak Akbar Kurniawan menjadi Guest Teacher dengan tema Geodesy and Geodynamics. Narasumber memandang bahwa pemahaman sains bukan sekadar menghafal rumus, melainkan jembatan untuk memahami realitas. “Komentar saya, ini sangat bagus. Anak-anak kini dapat mengetahui ilmu pengetahuan yang mendasari hal-hal yang selama ini mereka pakai sehari-hari,” ujarnya dengan penuh semangat saat menyaksikan perkembangan literasi sains para siswanya.

Wali Kelas 4G, Marsudidono, S.Si., memberikan apresiasi mendalam terhadap metode pembelajaran kontekstual yang sedang diterapkan kepada anak didiknya. Menurutnya, selama ini anak-anak sering kali qe menjadi pengguna teknologi yang pasif tanpa memahami mekanisme di baliknya. Melalui pembelajaran ini, mereka diajak untuk menyadari bahwa ada logika ilmiah yang kompleks namun menarik di balik benda-benda yang mereka genggam, sehingga memicu daya kritis sejak dini.

Salah satu contoh nyata yang disoroti adalah penggunaan aplikasi navigasi yang kian akrab di telinga anak-anak. Marsudidono menjelaskan bahwa siswa kini mulai memahami bagaimana aplikasi GPS atau Google Maps bekerja menentukan posisi, sebuah teknologi yang mereka gunakan setiap hari namun sebelumnya belum mereka ketahui asal-muasal sistemnya secara pasti.

Tak hanya soal teknologi digital, pemahaman ini juga merambah pada fenomena alam yang sering menjadi perbincangan. Para siswa diajak menggali lebih dalam mengenai rahasia bumi yang mereka pijak, mengubah ketakutan akan bencana menjadi sebuah pemahaman ilmiah yang logis dan terukur.

Kejadian-kejadian alam yang dramatis seperti gempa bumi hingga gunung meletus kini tidak lagi dipandang sebagai misteri belaka. Siswa kelas 4G mulai mempelajari proses geologi yang menjadi penyebab peristiwa tersebut, sehingga mereka tahu pasti mengapa fenomena itu bisa terjadi dan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan.

Sebagai penutup, Marsudidono berharap bekal pengetahuan ini akan menumbuhkan rasa syukur dan kekaguman anak-anak terhadap ciptaan Tuhan melalui kacamata sains. Dengan memahami akar dari setiap peristiwa yang mereka alami, siswa Mudipat diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, waspada, dan selalu haus akan ilmu pengetahuan. (*/Mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular