Sunday, May 26, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYBunda Ika dan Si Beki Hebohkan Peringatan Isra’ Mi’raj KB & TK...

Bunda Ika dan Si Beki Hebohkan Peringatan Isra’ Mi’raj KB & TK Al-Wahyu

MUDIPAT.CO – Dongeng Islami bareng Bunda Ika dan Si Beki, boneka bebek hoki yang lucu menghebohkan acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H. Acara ini dipersembahkan oleh KB & TK Al-Wahyu Surabaya bekerja sama dengan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat), Rabu (10/3/2021).

Dongeng tersebut berlangsung asyik dari studio utama Mudipat TV dan via Zoom Cloud Meeting. Acara diikuti 97 peserta dari KB & TK Al-Wahyu Surabaya.

Kisah Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj diangkat untuk memeriahkan acara tersebut. Bunda ika bersama Beki menceritakan bahwa Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam. Ini merupakan peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah Nabi mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.

“Peristiwa ini terjadi 27 Rajab di tahun ke delapan kenabian ini merupakan peristiwa perjalanan suci Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Palestina, hingga naik ke Sidratul Muntaha di langit ke tujuh dalam satu malam,” ujar Bunda Ika dan Si Beki sembari bercerita.

Inilah peserta Dongeng Islami Peringatan Isra’ Mi’raj KB & TK Al-Wahyu. (mul/mudipat.co)

Lantas Bunda Ika menceritakan Isra’ bermakna perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Yerussalem menggunakan Buraq.

Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari bumi ke Sidratul Muntaha bersama Malaikat Jibril. Selama menapaki langit ketujuh, Rasulullah sempat bertemu dengan beberapa nabi. Rasulullah bertemu Nabi Adam di langit pertama, Nabi Isa di langit kedua, Nabi Yusuf di langit ketiga, Nabi Idris di langit keempat, Nabi Harun di langit kelima, dan Nabi Musa,” cerita Bunda Ika.

Di Sidratul Muntaha, di langit ketujuh menjadi akhir perjalanan Nabi Muhammad dan menerima perintah Allah SWT. yakni perintah mendirikan shalat 50 waktu dalam satu hari.

“Namun Nabi Muhammad SAW diingatkan oleh Nabi Musa untuk memperhatikan kemampuan ummatnya, 50 waktu shalat apa tidak berat. Sana minta keringanan kepada Allah, kata nabi Musa,” kisah Beki.

Maka Nabi Muhammad SAW meminta keringanan kepada Allah SWT. Sehingga perintah shalat menjadi lima waktu dalam sehari. “Nah, kamu jangan meninggalkan shalat lima waktu ya, Beki,” ujar Bunda Ika.

“Iya Bunda. Janji deh. Wah ceritanya hebat ya Bunda,” seru si Beki. “Ia dong,” jawab Bunda Ika lantas menyudahi dongeng.

Kepala TK Al-Wahyu Surabaya Suharti, S.Ag berterima kasih kepada Mudipat atas kerja sama baiknya dalam acara tersebut. Pihaknya berharap kegiata ini dapat membawa kemanfaatan dan kebaikan bagi semua pihak.

“Kepada Anak-anakku terus semangat belajar, jangan lupa tetap jaga kesehatan, sering cuci tangan, makan yang cukup, istirhat, dan Jangan tinggalkan shalat lima waktu,” tutur Ustadzah Suharti.

Sebagai informasi, Mudipat siap bekerja sama dengan TK-TK melalui MoU. Mudipat siap memberi kesempatan dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan semacam ini, baik secara daring (dalam jaringan) maupun luring (luar jaringan). (mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular