Arek-Arek Mudipat Panen dan Bercocok Tanam di ITS Eco Urban Farming

159
Siswa didampingi Ustadzah Aliyah memanen bunga rosella. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – 40 Siswa kelas 5 SD Muhamamdiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) memenuhi undangan spesial dari kampus ITS, Jum’at pagi (30/8/2019). Arek-arek Mudipat itu berkesempatan belajar langsung di ITS Eco Urban Farming.

Di lahan seluas 12.100 m2 itu arek-arek Mudipat mengenal dan belajar tanaman organik. Mulai dari kangkung, sawi, bunga rosella, terong, dan lain sebagainya. Tak hanya melihat-lihat, dengan dipandu para fasilitator, para siswa juga berkesempatan memanen juga praktik menanam di lahan yang mulai dibuka pada 2011 itu.

Siswa panen sawi (mul/mudipat.co)

Salah satu siswa Ataullah Azfar Athari mengaku senang bisa belajar di luar sekolah. Terutama bisa bercocok tanam dan memanen tanaman organik. Menurutnya berkebun ternyata menyenangkan karena tak harus punya lahan luas tapi di lahan sempit pun bisa.

“Saya senang sekali karena bisa merasakan langsung panen kangkung dan bunga rosella, dan menanam sawi,” ucap bocah yang langganan juara Matematika itu.

Wakil kepala Mudipat Aliyatuz Zakiyah D. SSi mengatakan program pengenalan ITS Eco Urban Farming sangat bagus. Terlebih mengajak anak-anak bercocok tanam di lahan perkotaan.

“Ini pengalaman bagus sekali. Anak-anak selama ini tahunya hanya sayur yang sudah dipacking di supermarket. Kini mereka merasakan sendiri memanen, mencuci, dan ikut mengemas sehingga sayur siap dijual,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ustadzah Aliyah menghaturkan terimakasih kepada pihak ITS yang memberi kesempatan emas kepada anak didiknya untuk belajar langsung berkebun.

“Semoga ITS semakin maju, nanti kebunnya semakin luas, tanamannya banyak, dan kami bisa diberi kesempatan lagi belajar di sini,” harap mantan Kaur Sarpras Mudipat itu.

Kepala Sub Unit Program Khusus ITS Dr Dian Saptarini MSc berterima kasih kepada Mudipat telah berkenan belajar di ITS Eco Urban Farming. Dia berharap apa yang dialami siswa Mudipat dapat menjadi kenangan manis dan membekas di sanubari.

“Semoga anak-anak ini tumbuh dengan keilmuannya, selalu terkait dengan alam, tumbuhan, dan terkait dengan agama,” ujar Dian yang juga dosen Biologi ITS itu. (mul)