Prestasi membanggakan kembali diukir oleh siswa SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat). Yaitu Adzkia Islamadina, siswi kelas 1C Malacca, berhasil meraih Juara III (Bronze Medal) – Best Artwork Winner Age Category 6-8 years old pada ajang Global Children’s Literacy and Art 2026 tingkat internasional.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Nalexa Birru Nusantara Foundation ini diikuti oleh 432 peserta dari lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, India, Korea Selatan, dan Palestina. Lomba dilaksanakan secara online dengan pengiriman karya, dan karya-karya terbaik yang lolos kurasi kemudian dipamerkan secara langsung.
Pameran karya pemenang dan karya terkurasi tersebut telah diselenggarakan pada 6-12 September 2026 di Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Hebatnya, Adzkia tidak hanya mengirimkan satu karya. Ia mengikutsertakan 5 karyanya sekaligus. Dari 5 karya tersebut, 1 karya berjudul “My Happy Places” berhasil meraih Bronze Medal. Sementara 3 karya lainnya berjudul “My Emotions in Color”, “Online Mukbang Party”, dan “Growing Up in Full Bloom” berhasil lolos kurasi untuk dipamerkan di Perpusnas RI. Dari total 432 peserta, hanya 42 peserta yang karyanya terpilih untuk dipamerkan.
Adzkia mengaku bersyukur dan sangat senang.
“Adzkia bersyukur dan senang karyanya bisa menang dan juga dipamerkan, dilihat orang banyak,” ungkapnya.
Ibunda Adzkia, Ayuningtyas Nisita, turut menyampaikan rasa syukurnya atas apresiasi yang diberikan.
“Kami bersyukur atas apresiasi yang diberikan atas karya yang jujur dan sederhana dari anak kami Adzkia. Ke depannya semoga makin banyak event seperti ini yang dapat menjadi agenda rutin tahunan untuk anak-anak Indonesia, supaya makin banyak ruang anak dapat berekspresi dan menyalurkan ide-idenya dalam karya seni khas anak-anak,” tuturnya.
Sayangnya, karena adanya force majeur erupsi gunung yang menyebabkan penutupan bandara, Adzkia belum bisa datang langsung untuk menerima penghargaan dan menyaksikan langsung suasana pamerannya di Jakarta.
Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya. Ke depan, Adzkia berharap dengan aktif mengikuti event pameran dan kompetisi seperti ini, ia makin semangat berkarya, bereksplorasi, dan menikmati proses menuangkan ide-idenya menjadi suatu karya yang bermakna.
Selanjutnya, Adzkia akan berpartisipasi dalam agenda Art Jakarta Scene pada 2-4 Oktober 2026 bersama teman-temannya dari Lotus Art Course. Ajang ini merupakan pekan seni rupa internasional yang akan dikunjungi banyak kalangan, mulai dari seniman, pemilik galeri, kolektor, kurator, hingga masyarakat umum pecinta seni. Momen ini menjadi kesempatan bagi Adzkia untuk belajar memamerkan karya dan mengasah rasa percaya diri.
Wakil Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya Ustadzah Erfin Walida R., MPd mengapresiasi prestasi Adzkia. Dia berharap Adzkia dapat menginspirasi murid Mudipat lainnya.
“Semoga prestasi Adzkia dapat menginspirasi teman-teman Mudipat lainnya untuk terus berkarya.” ucap ibu dua anak itu. (Mul)


