Wednesday, February 11, 2026
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYMahasiswa Internasional Berkunjung ke Mudipat, Kenalkan SDGs dan Wawasan lingkungan

Mahasiswa Internasional Berkunjung ke Mudipat, Kenalkan SDGs dan Wawasan lingkungan

MUDIPAT.CO – Suasana pembelajaran dikelas 4 SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) terasa berbeda dan istimewa pada Kamis (5/2/2026). Sekolah teladan nasional ini kedatangan tamu istimewa, yakni delegasi mahasiswa internasional yang tergabung dalam program Creative Innovation for Sustainable Development (CISD), hasil kolaborasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan EPHEC University College, Belgia.

​Kehadiran para mahasiswa lintas negara ini, yaitu Kak Ines (Aljazair), Kak Selin (Turki), Kak Mansa (Belgia), serta Kak Evaa dan Kak Gada (Indonesia) membawa angin segar dalam pembelajaran yang berlangsung di Ruang JST gedung ADEC. Selama tiga jam penuh, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, para siswa diajak menyelami isu-isu global dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.

​Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Ustadz Edy Susanto, M.Pd., menyambut hangat sinergi positif ini. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kolaborasi internasional ini adalah langkah strategis untuk membuka cakrawala berpikir siswa sejak dini.
​”Kerja sama antara ITS dan EPHEC Belgia ini adalah jendela bagi anak-anak untuk melihat tantangan dunia. Melalui penanaman nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs), kita siapkan mereka menjadi pribadi yang peduli agar masa depan menjadi lebih happier and healthier,” tutur Ustadz Edy penuh optimisme.

Materi yang dibawakan dikemas apik sesuai usia anak-anak, berfokus pada isu sanitasi air dan pengelolaan limbah yang menjadi tantangan global. Para siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi diajak berdiskusi aktif mengenai enam kategori sampah, dampaknya bagi ekosistem laut dan tanah, Pentingnya siklus daur ulang untuk mengurangi penebangan pohon, dan tantangan limbah rumah tangga di era teknologi.

​Dengan bantuan media visual yang menarik, para siswa tampak antusias bertanya dan menjawab kuis. Momen ini sekaligus menjadi ajang praktik Bahasa Inggris secara langsung dengan para penutur asing serta membangun kepercayaan diri siswa untuk berkomunikasi dalam konteks global.

Lebih dari sekadar transfer ilmu, kegiatan ini menjadi wahana pertukaran budaya yang unik. Interaksi hangat antara siswa MUDIPAT dan mahasiswa asing menciptakan pengalaman multikultural yang berkesan. Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi, pesan motivasi untuk terus menjaga bumi, dan foto bersama yang penuh keceriaan.

​Melalui program CISD ini, diharapkan siswa MUDIPAT tidak hanya memahami teori tentang SDGs, tetapi juga memiliki kepekaan hati dan semangat nyata untuk menjadi garda terdepan pelestari lingkungan demi masa depan yang lebih baik. (Ela/Natasya/Mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular