MUDIPAT.CO – Dalam Raker sekolah, salah satu yang di perkuat dari sekian banyak program Al Islam dan Kemuhammadiyahan (Ismuba) adalah Khutbah Jum’ah dari siswa di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat). Nah, kini program itu terealisasi. Program ini bagian dari penguatan pendidikan karakter Ismuba serta menjadi ciri khas SD Muhammadiyah 4 Surabaya.
Pada khutbah Jum’at Kali ini yang tampil di mimbar adalah siswa kelas 6, ananda Muhammad Rafael (Kelas 6A) di masjid KH. Mas Mansyur, Jum’ah, 30 Januari 2026. Dari beberapa siswa yg dibina, salah satunya adalah ananda Rafael. Dia dibina oleh ustadz Muklisin dan ustadz Muhil dua kali pertemuan dalam seminggu.
Kegiatan khutbah ini, dilaksanakan di masjid sekolah Muhammadiyah yang diikuti oleh seluruh warga sekolah, termasuk guru dan karyawan. Program ini secara rutin dijadwalkan pada Jum’ah ke 4 dengan melibatkan siswa kelas 6 secara bergiliran sebagai khatib jum’ah.
Tema khutbah yang disampaikan oleh Ananda Rafael adalah “Jika tahun ini terakhir, apakah kita sudah siap?”
Salah satu ayat yang disampaikan oleh ananda Rafael adalah surah al Hasyr ayat 18
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ ١٨
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”
“Pesan ayat di atas hendaknya berbuat baik di dunia itu sama halnya menabung amal kenaikan diakhirar.” katanya.
“Oleh karena itu, kita tidak boleh bosan untuk melakukan kebaikan selama kita masih diberikan kesehatan, imbuh Rafael.
Program khutbah Jum’ah siswa dilaksanakan sejak awal tahun pelajaran dan menjadi agenda tetap sekolah. Proses pelaksanaan program ini, dilakukan dengan cara siswa diberikan 3 tema oleh pembimbing dan siswa diminta untuk menentukan tema tersebut. Setelah itu, siswa berlatih dalam menyampaikan khutbah agar mampu berbicara dengan jelas, tenang, dan penuh adab di hadapan jama’ah.
Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, ustadz Edy Susanto, M.Pd. menyampaikan “Bahwa program ini bagian dari program sekolah dalam mencetak generasi berakhlak mulia, berani, dan siap dalam berdakwah. Ia berharap pengalaman ini menjadi bekal dan pengalaman berharga bagi siswa pada jenjang pendidikan berikutnya.”
Ustadz Edy Susanto terus mensupport program ini sebagai komitmen dalam menghadirkan pendidikan holistik dengan menghadirkan prestasi akademik dan prestasi pembentukan bakat siswa melalui pembentukan karakter Islami melalui kegiatan khutbah cilik Mudipat. (Mus/Mul)


