MUDIPAT.CO – Semangat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H terpancar nyata di lingkungan SD Muhammadiyah 4 Surabaya. Sekolah teladan ini menggelar aksi “Semarak Ramadhan” pada Rabu, 10 Februari 2026 yang meriah dengan melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dalam balutan pawai syiar Islam.
Acara yang diikuti oleh ribuan siswa ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat sekitar bahwa bulan penuh ampunan akan segera tiba. Dengan poster bertemakan puasa, para siswa berbaris rapi menyusuri kawasan Pucang membawa pesan kedamaian dan kegembiraan.
Sebelum pawai dimulai, Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya ustadz Edy Susanto memberikan sambutan hangat sekaligus arahan dihadapan peserta didik dan guru. Beliau menekankan pentingnya persiapan diri menuju tanggal 18 Februari, yang diprediksi sebagai awal jatuhnya 1 Ramadhan.

“Puasa akan dimulai tanggal 18 Februari. Artinya, kurang 7 hari lagi kita akan bertemu bulan mulia. Maka dari itu, tugas kita hari ini adalah menyiarkan kegembiraan ini kepada masyarakat dan yang terpenting tetap menjaga ketenangan serta ketertiban ketika di jalan,” pesan Ustadz Edy dengan penuh semangat.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekedar jalan santai, melainkan bentuk edukasi bagi siswa untuk memiliki jiwa berbagi dan kepedulian sosial sejak dini. Puncak kemeriahan terjadi saat para siswa melakukan orasi singkat di titik-titik keramaian. Dengn pengeras suara mereka mengajak warga untuk mempersiapkan fisik dan batin menyambut bulan puasa.
Tidak hanya berorasi, para siswa juga membagikan “Takjil Pre Ramadhan” kepada pengguna jalan dan warga sekitar. Pembagian 1000 pcs kurma dan jadwal Imsyakiyah ini disambut antusias oleh masyarakat. Banyak pengendara motor dan mobil yang menepi sejenak untuk menerima pemberian dari tangan-tangan mungil siswa Mudipat yang tersenyum ramah.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 4 Surabaya membuktikan bahwa pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas. Pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat, melakukan orasi, dan mengelola pembagian logistik merupakan implementasi nyata dari pendidikan karakter dan kepemimpinan.
Dengan syiar yang dilakukan hari ini, keluarga besar Mudipat berharap masyarakat Surabaya, khususnya di wilayah Pucang, dapat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih, tenang, dan penuh persiapan. (Salsabila/Mul)


