Wednesday, February 4, 2026
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYMantap! Ahli Keuangan Ini Ngajar Siswa Mudipat, Siswa Sangat Terkesan

Mantap! Ahli Keuangan Ini Ngajar Siswa Mudipat, Siswa Sangat Terkesan

MUDIPAT.CO – Hari ini Rabu, 4 Februari 2026, siswa-siswi kelas 6D SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) mendapatkan kesempatan istimewa belajar langsung dari seorang profesional di bidang keuangan, yaitu Ibu Yeyen Eka Kristinasari, SH., SE., Ak., CPA. (Expert). Beliau merupakan seorang auditor keuangan sekaligus Founder PT Pengembangan dan Pelatihan Akuntansi Bisnis Indonesia, serta pebisnis yang juga dikenal sebagai Owner Bussbeau Parfume. Kehadiran beliau semakin terasa hangat karena juga merupakan Ibunda dari ananda Abhiseka Harilal Javas Yanendra.

Guest Teacher merupakan salah satu program tahunan sekolah yang sangat ditunggu-tunggu oleh siswa maupun walimurid. Hal tersebut dikarenakan kegiatan Guest Teacher memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan menyenangkan bagi siswa siswa Mudipat.

Dalam sesi pembelajaran, Ibu Yeyen mengajak siswa berpetualang melalui cerita menarik berjudul “Petualangan Bimo dan Misteri Uang Kas yang Hilang.” Melalui kisah tersebut, siswa diajak memahami peran auditor sebagai “pahlawan kejujuran” yang bekerja meneliti angka dan menemukan kebenaran tanpa menuduh siapa pun. Cerita ini membuat siswa lebih mudah memahami bagaimana pentingnya ketelitian, tanggung jawab, dan kejujuran dalam mengelola keuangan, bahkan sejak usia sekolah dasar.

Suasana kelas semakin hidup ketika memasuki sesi tanya jawab. Siswa-siswi 6D tampak sangat antusias dan berani mengajukan berbagai pertanyaan kritis. Mereka penasaran tentang tantangan profesi auditor, jalur pendidikan yang harus ditempuh, hingga keseharian pekerjaannya. Salah satu pertanyaan menarik adalah, “Apa susahnya jadi auditor?” yang dijawab Ibu Yeyen bahwa tantangan terbesar adalah ketika bertemu klien yang tidak kooperatif atau enggan memberikan data, sehingga laporan keuangan bisa menjadi bermasalah.

Pertanyaan lain pun bermunculan, seperti sekolah apa yang harus ditempuh untuk menjadi auditor, apakah ada “trial” saat kuliah akuntansi, apakah auditor punya waktu libur, serta perusahaan apa saja yang membutuhkan jasa auditor. Ibu Yeyen menjelaskan bahwa untuk menjadi auditor perlu menempuh pendidikan Sarjana Akuntansi dan Pendidikan Profesi. Beliau juga berbagi bahwa pekerjaan auditor memiliki musim sibuk, terutama akhir hingga pertengahan tahun, yang terkadang membuat auditor harus bekerja sangat intens bahkan hingga larut malam. Namun di balik itu, profesi ini juga memberi pengalaman luar biasa, seperti kesempatan bepergian ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari Sabang sampai Merauke.

Di akhir sesi, siswa semakin memahami bahwa auditor bukanlah “detektif” yang mencari kesalahan, melainkan peneliti fakta yang bekerja secara objektif. Mereka juga mengetahui adanya jenjang karier auditor dari junior hingga senior, serta peluang mendirikan kantor sendiri setelah berpengalaman. Kegiatan Guest Teacher hari ini tidak hanya menambah wawasan profesi, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran dan ketelitian sejak dini. (Lina Shabrina/Mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular