MUDIPAT.CO – Siswa-siswi Kelas 1-H SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Surabaya antusias menyambut kehadiran tamu istimewa dalam program Guest Teacher. Para siswa ini berkesempatan menimba ilmu langsung dari pakarnya, Kamis (29/1/2026).
Pakar-pakar tersebut adalah Ibu Elsyea Adia Tunggadewi dan Ibu Eka Lestari Hafni dosen Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR). Pakar berikutnya yaitu Ibu Firda Amanda selaku CEO dari perusahaan outsourcing kebersihan profesional, yang merupakan Ibunda dari M. Keimas Airlangga dan Keenan Arkana Zachri.
Sinergi antara pakar akademik dan praktisi ini menghadirkan kolaborasi unik dan menarik. Dalam program spesial ini mereka mengupas tuntas mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Menurut mereka edukasi kebersihan sangat penting untuk anak-anak yang dapat memberikan perspektif mengenai kebersihan lingkungan.
Mereka pun menjelaskan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak. Selain itu, anak-anak pun diajak menonton video bagaimana berperilaku hidup bersih dan sehat. Secara bergantian, para pakar ini menyampaikan materi tersebut dengan komunikatif. Mereka pun menjabarkan beberapa perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, membantu ibu mencuci piring atau menyapu bukan sekadar membantu pekerjaan rumah dan menjaga kebersihan tetapi membentuk karakter mandiri, bertanggung jawab, dan disiplin pada anak. Aktivitas ini juga menumbuhkan empati, kepercayaan diri, serta ketekunan dalam menyelesaikan tugas, yang menjadi dasar penting bagi kemampuan sosial dan kesuksesan hidup mereka di masa depan.
Ibu Firda dalam memberi materi juga menekankan bahwa lingkungan yang bersih adalah kunci kenyamanan belajar. Para siswa diingatkan untuk selalu disiplin membuang sampah pada tempatnya sebagai bentuk tanggung jawab terhadap bumi.”Kita harus menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar sehat,” ujar sang CEO sembari menunjukkan video cara menjaga kebersihan.
Keseruan Menghias Cookies
Usai serius menyimak materi kesehatan dan kebersihan, acara ditutup dengan kegiatan yang paling dinanti yaitu menghias cookies. Anak-anak mulai berkreasi dengan berbagai warna icing sugar di atas kue kering.
Gelak tawa pecah saat anak-anak memamerkan hasil karya cookies mereka yang warna-warni. Melalui kegiatan ini, siswa pun belajar bahwa menjaga kebersihan diri seperti mencuci tangan adalah langkah awal yang wajib dilakukan sebelum mereka bisa menikmati makanan dengan aman dan menyenangkan.
Kegiatan Guest Teacher ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan tidak harus kaku, tapi bisa dikemas dalam kegiatan yang menyenangkan. Sehingga anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman berkesan dan menguatkan karakter mereka. (Annisa/Azizah)


