MUDIPAT.CO – “Bermuhammadiyah harus dilandasi kekuatan dari dalam hati. Kuatkan fondasinya dalam bermuhammadiyah karena akan masalah apabila bermuhammadiyah itu hanya seolah kuat di luar tidak dari dalam. Karena kekuatan luar hanyalah kekuatan semu yang mudah rapuh sehingga gampang berpaling dari Muhammadiyah.”
Demikian disampaikan H.M. Khoirul Abduh, S.Ag., M.Si., Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat), Jumat, 30 Januari 2026.
Mudipat menggelar Pembinaan untuk Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tentang Ideologi Muhammadiyah. Bertema “Internalisasi Ideologi Muhammadiyah dalam Menjawab Tantangan dan Perubahan Zaman”. Acara ini berlangsung di Auditorium TMB dan dihadiri oleh semua guru dan karyawan Mudipat.

Ustadz Abduh menekankan bahwa orang yang bekerja di amal usaha Muhammadiyah adalah orang-orang yang terpilih. Maka tunaikanlah amanah dengan sebaik-baiknya, jadikan ladang amal sholih, tempat berkarya dan berprestasi, karena kita dipilih oleh Allah untuk bekerja di amal usaha Muhammadiyah.
Dalam materinya, Ustadz Abduh menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan ideologi Muhammadiyah dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga membahas tentang lima tujuan utama kader Muhammadiyah, yaitu memahami Islam dengan semurni-murninya, membentuk manusia yang berpikir kritis, pemurnian ajaran Islam, pembentukan manusia seutuhnya, dan manajemen.
Acara ini bertujuan untuk memperkuat ideologi Muhammadiyah di kalangan guru dan karyawan Mudipat, sehingga mereka dapat menjadi contoh bagi siswa-siswa dalam mengamalkan nilai-nilai Muhammadiyah.
SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berakhlak mulia, serta dapat menjawab tantangan dan perubahan zaman dengan baik.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Ustadz Edy Susanto, M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Ustadz Abduh atas kesediaannya menjadi narasumber pada acara tersebut. Acara ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi guru dan karyawan Mudipat untuk terus meningkatkan kualitas diri.
“Semoga kita semua mampu mengamalkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Ust Edy.
“Kalau GTK kuat ideologinya maka siswa Mudipat dapat terus menjadi sekolah yang unggul dan berakhlak mulia, serta dapat menjawab tantangan dan perubahan zaman dengan baik. (Mul)


