MUDIPAT.CO – Suasana pembelajaran kelas 5H SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) tampak istimewa hari ini, Jum’at (30/1/2026). Siswa terlihat antusias menyambut kedatangan seorang tamu spesial dalam program Guest Teacher yang membawakan materi menarik seputar dunia kedokteran, khususnya spesialisasi ortopedi. Guest teacher ini merupakan ayah dari Arshaka siswa kelas 5H yaitu dr. Ritzky P. Affan, Sp.OT. beliau membawakan materi “Do’s and Don’ts After You Get Injured”.
Dalam kegiatan itu sang dokter mengenal lebih dekat dunia ortopedi. Dalam sesi ini, para siswa diajak untuk memahami apa itu dokter spesialis ortopedi. Berdasarkan pemaparan materi, ortopedi adalah spesialisasi medis yang fokus pada penanganan tulang, sendi, ligamen, tendon, otot, hingga saraf.
Uniknya, siswa juga belajar mengenai asal-usul kata “Ortopedi” yang berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu Orthos yang berarti benar atau lurus, dan Paedos yang berarti anak. Jadi, secara harfiah, ortopedi bermakna memperbaiki atau meluruskan deformitas pada anak.

Yang istimewa adalah siswa praktik dari membalut bidai hingga mitela. Tidak hanya mendengarkan teori, anak-anak kelas 5H diajak langsung melakukan praktik pertolongan pertama pada cedera. Kegiatan ini dirancang dengan cara yang menyenangkan agar siswa tidak takut saat menghadapi situasi darurat, seperti cedera akibat kecelakaan lalu lintas atau olahraga.
Beberapa keterampilan yang dipraktikkan oleh para siswa antara lain: 1) Imobilisasi Ekstremitas Atas: Menggunakan kain mitela atau triangular bandage untuk menyangga lengan yang cedera. 2) Pembalutan Sendi: Teknik membalut pergelangan kaki (ankle) dan pergelangan tangan (wrist) agar tidak banyak bergerak. dan, 3) Pembidaian (Splinting): Siswa belajar cara memasang bidai pada kaki untuk menjaga posisi tulang yang patah agar tetap stabil.
Kegiatan ditutup dengan sesi kuis interaktif untuk menguji pemahaman siswa. Pertanyaan yang diajukan meliputi arti kata ortopedi hingga singkatan penting dalam penanganan cedera, yaitu metode P-R-I-C-E dan apa saja hal yang harus dihindari melalui metode H-A-R-M. Menurut Mia (Wali kelas 5H) “kegiatan ini sangat bermanfaat dan mampu memberikan motivasi kepada anak-anak, Melihat mereka serius mencoba alat peraga, saya yakin ada bibit-bibit dokter ortopedi masa depan yang lahir dari kelas ini”
Melalui program Guest Teacher ini, diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga memiliki keberanian dan keterampilan dasar untuk membantu sesama jika terjadi kecelakaan ringan di lingkungan sekolah maupun rumah. (Mia/Mul)


