Wednesday, April 24, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYCamkan! Hidup akan Kacau Balau bahkan Hancur karena Dua Hal Ini

Camkan! Hidup akan Kacau Balau bahkan Hancur karena Dua Hal Ini

MUDIPAT.CO – Kajian Tafsir Al Qur’an guru karyawan Mudipat diadakan di Masjid Ahmad Dahlan SD Muhammadiyah 4 Surabaya. Kajian bersama Ustadz Dr. H. M. Sholihin, S.Ag, M.PSDM yang membahas mengenai tafsir QS. Al- Maidah ayat 64.

Ustadz Sholihin mengawali dengan menerjemahkan ayat tersebut.”Dan orang-orang Yahudi berkata, “Tangan Allah terbelenggu.” Sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu, padahal kedua tangan Allah terbuka; Dia memberi rezeki sebagaimana Dia kehendaki.

Dan (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu pasti akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan mereka. Dan Kami timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari Kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya. Dan mereka berusaha (menimbulkan) kerusakan di bumi. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Sholihin menjelaskan bahwa terdapat dua perbuatan yang sangat dibenci Allah. Dan, hidup kita akan hancur karena dua hal itu. Pertama yaitu memakan makanan haram. Baik makanannya maupun sifat dari hasil harta haram. Yang kedua berbohong.

Ustadz Sholihin menjelaskan bahwa dua perbuatan tersebut sangat dibenci Allah dan dapat dilaknat oleh Allah. Lebih lanjut wakil ketua PWM Jawa Timur tersebut menjelaskan bahwa orang-orang yang melakukan hal tersebut akan dilaknat Allah dengan ditimbulkan permusuhan, kebencian, kerusakan dan saling menyalahkan diantara mereka.

Ustadz Sholihin juga menjelaskan bahwa kita harus selalu bersyukur kepada Allah. Cara bersyukur ada 4, yaitu syukur dengan lisan, sering mengucap kalimat-kalimat yang baik, kedua syukur dengan perbuatan, ketika lisan sudah mengucapkan hal baik, harus diiringi perbuatan yang baik pula.

Ketiga, syukur dgn harta benda, contohnya dengan berinfaq, shodaqoh, dan zakat. Yang keempat yaitu syukur dengan jiwa, selalu berpikiran yang baik dan meningkatkan ibadah kepada Allah.Di akhir kajian Ustadz Sholihin berpesan kepada guru-guru Mudipat untuk selalu berkata jujur. Dan memanfaatkan rizki yang didapat dengan sebaik-baiknya.

“Katakan walau itu pahit. Jangan ada yang berbohong. Dan manfaatkan Rizki yang didapat dengan sebaik-baiknya serta gunakan untuk kepentingan agama termasuk zakat, infaq dan shodaqoh. Rezeki yang berkah itu sedikit tetapi tambah banyak. Udah habis tapi tetap saja ada untuk kebutuhan. ” (Ela)

RELATED ARTICLES

Most Popular