Saturday, May 25, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYBelajar Entrepreneurship, Siswa: Waah Berasa Kayak ASMR

Belajar Entrepreneurship, Siswa: Waah Berasa Kayak ASMR

MUDIPAT.CO – Ada yang istimewa dengan kelas-kelas di SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya Selasa (24/1/2024) pagi ini. Beberapa wali murid berbondong-bondong hadir bukan untuk mengantar ananda ke sekolah.

Namun, mengajar secara langsung di kelas.Bunda Rima Enggar Maharani, wali siswa II-B hadir di kelas ananda bersama beberapa wali siswa lainnya. Mereka adalah guest teacher Mudipat yang merupakan acara kolaborasi sekolah dengan Ikatan Wali Murid (Ikwam) SD Muhammadiyah 4 Surabaya.

Acara Guest Teacher yang bertajuk Let’s be Entrepeneur ini mengajak siswa untuk belajar langsung dari pakarnya. Bunda Rimar, bagian sales di salah satu PT Penanaman Modal Asing (PMA) berbagi imformasi terkait entrepreneurship/ wirausaha.

Dari cara melihat peluang, pengenalan wirausaha, memastikan inti dari wirausaha, seperti ada pembeli dan penjual, mengolah bahan yang ada untuk dijadikan sesuatu yang menghasilkan, juga cara menjual.

Siswa-siswi kelas II-B diajak membuat salad bersama, kemudian drama jual-beli antar siswa dengan metode roleplay. Bunda Gibrilia Arifani yang turut mengajar, mengajak siswa untuk maju ke depan kelas di tempat salad berjajar. Salah satu siswa, Fauzan, yang teringat akun Youtube Mukbang pun nyeletuk, “Waaah berasa kayak ASMR!”

ASMR sendiri adalah istilah gaul yang seringkali dipakai oleh Youtuber mukbang. Autonomous Sensory Meridian Response ini didefinisikan sebagai isyarat audio bisa bikin relaks. Misalnya saja suara mengunyah, suara percikan air, suara menuang air dalam gelas, ketukan, suara berbisik, dan lainnya.Keseruan pun berlanjut.

Raya, salah satu siswa bak penjual salad pura-pura jadi penjual, “Ayo ayo aku jual salad siapa yang mau beli?” “Sayaa,” jawab siswa lainnya.Bunda Rima pun menyampaikan bahwa kegiatan ini beliau ikuti untuk memberi teladan pada ananda yang kurang percaya diri.

“Biasanya waktu ketemu terbatas, Ustadzah. Jadi ini menjadi sebuah momen untuk mendorong anak saya lebih percaya diri dengan melihat contoh dari bundanya,” jelasnya. (Erfin)

RELATED ARTICLES

Most Popular