Saturday, May 25, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYGuru dan Karyawan Baru Dibekali-Ditanami Semangat Loyalitas tanpa Batas

Guru dan Karyawan Baru Dibekali-Ditanami Semangat Loyalitas tanpa Batas

MUDIPAT.CO – Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) atau karyawan baru SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) diberikan pembinaan dan penanaman semangat mengabdi sepenuh hati dan loyalitas tanpa batas untuk bermanfaat. Pembekalan digelar di Auditorium Prof. Din Syamsuddin TMB Mudipat, Senin (4/12/2023).

Acara yang diikuti 46 GTK itu bertujuan memberikan penanaman loyalitas dan pemantapan moral agar kinerja para guru dan karyawan baru—yang masih muda-muda—terus meningkat.

Sharing penanaman loyalitas kerja itu diisi oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Non Formal, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya Dikky Shadqamullah SHI MHES. Dikatakan, bahwa keberhasilan menjadi seorang guru dan karyawan khususnya di Muhammadiyah adalah harus memiliki kesadaran yang utuh dalam mengabdikan ilmunya.

“Guru ialah mujahid, yakni orang yang menegakkan ilmu dan kebermanfaatan,” tegas Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur itu.

Ditambahkan, guru harus mampu mengemban empat peran dalam menunaikan kewajiban. Yakni, pertama, Guru seorang yang profesional, maksudnya adalah guru merupakan suatu pekerjaan atau profesi yang mengemban hak dan kewajiban. Kedua, Guru Seorang Kreator, yakni guru yang memiliki pikiran kreatif dalam mengajar.

“Ketiga, Guru Seorang Penuntun, maksudnya adalah mereka harus mampu membawa dan mengajak kepada kebaikan,” katanya.

Keempat, lanjutnya, Guru Seorang Da’i, yakni guru yang mampu berdakwa, menyampaikan, dan mengajak kepada kebaikan sehingga bermanfaat bagi murid-muridnya.

Tak hanya itu, Dikky juga menyampaikan bahwa dalam bermuhammadiyah, komponen/peran tersebut tidak hanya harus dimiliki seorang guru saja, melainkan seluruh karyawan yang ada di SD Mudipat ini. Baik itu petugas kebersihan, tata usaha, resepsionis, bahkan security sekalipun.

“Semua bersinergi menjadi pribadi yang unggul dan maju,” pesannya.

Kepala sekolah SMP Muhammadiyah 6 Kemlaten tersebut juga menasihati, bahwa menjadi pribadi unggul kuncinya ada 4. Pertama, memiliki iman yang kuat, yang mau menata niat dan hati juga tak segan untuk introspeksi diri. Kedua, beramal saleh dan bisa menjadi teladan. Ketiga, berwasiat kebenaran dan kebaikan, yakni tidak ada dusta dan saling menasehati dalam kebaikan. Keempat ialah sabar dan istiqamah, yakni sabar dalam menghadapi kesulitan dan selalu berusaha lebih baik.

“Mudipat adalah sekolah teladan nasional, semua orang tahu itu. Marilah kita menjadi teladan bagi diri kita, anak kita, murid kita, dan saudara kita dimanapun berada.” Ajak Dikky. (Bella/Ela/Siroj/Shabrina/Veny/Prima/Mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular