Wednesday, April 24, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUTIARA QURANKyai Sholihin: Sesungguhnya Penolong Manusia Hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan Orang-orang yang Beriman

Kyai Sholihin: Sesungguhnya Penolong Manusia Hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan Orang-orang yang Beriman

MUDIPAT.CO – Kajian tafsir kali ini mengupas Surat Al Maidah ayat 54-55. Sama seperti sebelumnya, Ustadz Dr. H. M. Sholihin, S.Ag, MPSDM dihadapan guru dan karyawan SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Surabaya menjelaskan ayat tersebut dimulai dengan membaca ayat, dilanjut terjemahnya, dan menguraikan isi penjelasannya, Jumat (24/11/2023).

Bunyi terjemahan dari Al Maidah ayat 54 adalah, “Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.”

Sedangkan bunyi terjemahan dari ayat 55 adalah, “Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).”

Menurut Ustadaz Sholihin, ayat tersebut menjelaskan Allah yang menurunkan ajaran Islam. Maka Allah yang akan menjaga dan melindungi Islam itu sendiri. Ustadz Sholihin pun melanjutkan banyak kisah yang menyebutkan, sebelumnya orang tersebut sangat membenci Islam, bahkan hendak membunuh rasulullah. Namun dengan kuasa Allah, Allah membalikkan hatinya sehingga mereka akhirnya menjadi orang yang membela Islam. Seperti Umar bin Khattah, Abu sufyan dan masih banyak lagi.

Ia pun melanjutkan, ajaran Islam diturunkan untuk melindungi beberapa hal berikut, pertama untuk menjaga agama Islam itu sendiri. Kedua, untuk menjaga jiwa. “Jika jiwa terjaga maka hidup akan menjadi tenang. Hal itu hanya bisa dengan berpedoman pada ajaran agaman Islam,” ungkapnya.

Ketiga, Islam diturunkan untuk melindungi akal manusia. Mengapa? Karena akal manusia adalah alat. Dengan akal hidup manusia menjadi manusia. Manusia memiliki tujuan hidup yang benar. Keempat, untuk menjaga keturunan manusia. Hal ini dengan adanya lembaga pernikahan, mengharamkan perzinaan, adanya aturan siapa yang boleh dan tidak boleh dinikahi. “Semua itu untuk menjaga keturunan manusia, agar nasabnya jelas,” ucapnya.

Kelima, untuk melindungi harta. Bagaimana memanfaatkan harta yang kita punya. Di setiap harta kita ada bagian orang lain yang harus kita keluarkan. “Yang lebih penting, harta bisa kita jadikan alat mencapai kebahagiaan dunia akhirat,” jelasnya. (Muhimmatul Azizah)

RELATED ARTICLES

Most Popular