Monday, May 20, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYKyai Sholihin: Ingat, Keridhoan Allah Belum Tentu pada Orang Ahli Ibadah

Kyai Sholihin: Ingat, Keridhoan Allah Belum Tentu pada Orang Ahli Ibadah

MUDIPAT.CO – Kajian tafsir yang diasuh oleh Guru Senior SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya Dr. K. H. M. Sholihin, S.Ag. MPSDM, kali ini mengupas Surat Al Maidah ayat 39-40, Jumat (11/8/2023). Ayat 39 masih berhubungan dengan ayat sebelumnya, yakni menjelaskan tentang perbuatan mencuri serta taubat setelah melakukan kejahatan.

Terjemahan ayat 39 sebagai berikut, “Maka barang siapa bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatny.”

Ustadz Sholihin menegaskan lagi mencuri adalah penyakit hati, yang bisa merusak pikiran seseorang. Oleh karena itu, hukumanya sangat berat. Tak lupa, ia juga menjelaskan asbabun nuzul diturunkanya ayat tersebut.

Pada suatu ketika di zaman rasulullah, ada seorang perempuan dari Kabilah Bani Makzum kedapatan mencuri. Orang-orang pun menghadap rasulullah dan bertanya apa hukuman bagi perempuan yang mencuri tersebut.

Rasulullah menjawab, potonglah tangannya. Para pemuka kabilah bermusyawarah dan mengirim sahabat untuk membujuk rasulullah, agar hukuman potong tangan tidak dilakukan. Mereka bersedia menebus dengan uang yang besar. Rasulullah pun menegaskan bahwa ini adalah ketentuan Allah yang harus dilaksanakan, tidak ada pengecualian.

Akhirnya, dipotonglah tangan kanan perempuan tersebut. Kemudian perempuan tersebut bertanya pada Rsaulullah, apakah dengan dipotongnya tangannya tersebut Allah menerima taubatnya. Rasulullah menjawab, ya.

Kemudian Ustadz Sholihin menjabarkan syarat diterimanya taubat seseorang, antara lain, menyesal perbuatan dosanya, berjanji tidak akan mengulangi, dan memperbaiki diri.

Menurutnya, jika kita berbuat dosa maka segera bertaubat. Sebab Allah maha menerima taubat. “Dosa kecil yang kita sadari dan dilaksanakan terus menerus itu lebih bahaya dari dosa besar yang kita sadari dan langsung bertaubat,” ungkapnya

Hal ini, lanjutnya juga penjabaran dari ayat 40. Allah akan menyiksa maupun menerima taubat bagi siapa yang dikehendakinya. “Ingat, keridhoan Allah belum tentu pada orang yang ahli ibadah, bisa saja ibadahnya biasa-biasa saja tapi Allah meridhoi karena keikhlasan dan kesungguhanya,” jelasnya. (Muhimmatul Azizah)

RELATED ARTICLES

Most Popular