Wednesday, April 24, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYSemua Urusan menjadi Ringan Jika semua karena Allah

Semua Urusan menjadi Ringan Jika semua karena Allah

MUDIPAT.CO – “Wahai kaumku! Masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu berbalik ke belakang (karena takut kepada musuh), nanti kamu menjadi orang yang rugi”. Demikian terjemahan Surat Al Maidah ayat 21 yang diulas pada kajian tafsir, Jumat (3/2/2013).

Kajian yang diikuti oleh guru dan karyawan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) ini diasuh oleh Dr. H. M. Sholihin, S.Ag., MPSDM. Ayat ini menurut Ustadz Sholihin mengisyaratkan pada kita untuk tidak boleh takut terhadap musuh. Karena, kalau kita takut pasti jadi orang yang merugi.

Menurutnya, umat Islam pasti punya musuh. Para nabi saja punya musuh. Mengapa kita tidak boleh takut? Karena Allah pasti akan memberi pertolongan pada orang-orang yang memegang teguh agama Islam. Lebih lanjut Ustadz Sholihin menjelaskan seandainya kita masih ada rasa takut pada musuh, Allah mengajarkan banyak doa.

“Doa tersebut diantaranya membaca taawudz, a’udzubilahi minasy syaithonir rojim. Bisa juga membaca, Rabbi a’udzubika min hamazatisy syayathin wa a’udzubika rabbi ay yahdlurun. Bisa juga membaca, Robbisrohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii. Bisa juga membaca, laa haula wa laa quwwata illa billah, dan masih banyak lagi. Dengan membaca doa ini harus yakin Allah akan memberi pertolongan,” ungkapnya.

Oleh karena itu lanjutnya, dalam beribadah harus memiliki keyakinan. Keyakinan itu antara lain, pertama meyakini ibadah yang kita kerjakan atas dasar perintah dari Allah. “Berangkat ke masjid, berangkat ke sekolah karena Allah. Jika semua yang kita lakukan karena Allah, maka semua menjadi ringan,” ujarnya.

Ia pun menegaskan jika keyakinan yang pertama ini tidak bisa muncul dari kita, maka yang lain pun pasti gagal. Kedua, meyakini Allah akan memberi pertolongan. “Orang yang punya keyakinan seperti ini akan menjadi pribadi yang rendah hati. Sebab, ia yakin semua yang dilakukan dan dicapai karena pertolongan Allah,” jelasnya.

Ketiga, setiap yang kita kerjakan akan diawasi oleh Allah. “Famaya’mal mitsqoola dzarrotin khoiroy yaroh. Wa mayya’mal mistqoola dzarrotin syarroi yaroh. Tidak ada sekecil kebaikan maupun kejelekan yang terlewat. Semua akan dibalas oleh Allah, maka jangan takut berbuat kebaikan. Juga, jangan melakukan kejelakan meskipun kecil,” tegasnya.

Keempat, meyakini bahwa Allah akan memberi balasan. Kelima, meyakini segala sesuatu akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah. “Nanti, ketika manusia mengingkari apa yang mereka lakukan di dunia. Maka Allah tutup mulut mereka dan membuat tangan mereka berbicara dan kaki menjadi saksi.

Sebagaimana firman Allah dalam Surat Yasin ayat 65, “Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.” jelasnya. (Muhimmatul Azizah)

RELATED ARTICLES

Most Popular