Kalau Kamu Ikhlas Mengurus Umat, Allah yang Mengurus Kamu!

92

MUDIPAT.CO – Orientasi untuk guru baru dan guru tidak tetap SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) berlangsung selama 6 hari, pekan keempat kemarin (Oktober 2022). Orientasi ini khusus untuk guru baru dan guru yang berstatus tidak tetap.

Program kerja dari Bidang Urusan Sumber Daya Insani (SDI) ini merupakan bentuk kepedulian sekolah kepada pegawai baru. Selain itu sebagai wadah bagi guru dan karyawannya untuk lebih memahami tugas pokok dan fungsinya. Selain itu juga sebagai sarana pemantapan Keislaman dan Kemuhammadiyahan.

Pendidikan orientasi dilakukan di luar jam kerja. Diharapkan seluruh guru dan karyawan baru mengikuti hingga pungkas. Materi yang diberikan selama sepekan pun beragam, dari mulai materi loyalitas tanpa batas, Marketing Sekolah, membangun komitmen terhadap lembaga, dan di hari ketiga peserta mendapatkan materi tentang Berislam dan BerMuhammadiyah dengan bahagia.

Materi Kemuhammadiyahan ini di sampaika oleh Ustadz Dr M Sholihin SAg MPSDM atau biasa disapa Abah Shol di Meeting Room TMB, 31 oktober 2022, mulai pukul 14.30 – 17.30. Kegiatan diikuti 30 pegawai baru Mudipat.

Mantan Kepala Mudipat itu berharap dari Mudipat terlahir pemimpin Muhammadiyah di masa mendatang, baik dari siswa maupun dari guru karyawannya.

“Kalian Seluruh guru dan karyawan baru harus mampu berjalan seimbang di lingkungan Muhammadiyah. Yaitu tidak hanya semangat bekerja tapi juga harus semangat berorganisasi. Menghidupkan Muhammadiyah,” jelas pria yang juga Ketua Majelsi Tabligh PWM Jatim itu.

Abah Shol juga meminta guru dan karyawan baru untuk ikut aktif di pimpinan cabang masing-masing. “Dengan melakukan kesibukan untuk Muhammadiyah, mengurus keperluan dan kepentingan orang banyak, insyaAllah Allah yang akan mengurus urusan kita,” terang Abah Shol dengan penuh semangat membakar para guru karyawan.

Pembinaan itu berlangsung hingga menjelang magrib. Antuasias guru karyawan sangat tinggi, karena dengan adanya orientasi ini dapat menambah wawasan serta menjaga kesolidan antar guru karyawan. (Devi Al Afrida/Mul)