Wednesday, July 17, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYFildzah, Putri Lingkungan Hidup yang Alumni Itu Terus Peduli kepada Kami

Fildzah, Putri Lingkungan Hidup yang Alumni Itu Terus Peduli kepada Kami

MUDIPAT.CO – Salah satu finalis Putri Lingkungan Hidup 2022 adalah alumni SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat). Ialah Fildzah Ghassani Andias yang kini bersekolah di SMP Negeri 6 Surabaya. Meski telah lulus dua tahun lalu. Ia kerab membagikan ilmu dan pengalamannya pada adik-adik siswa Mudipat.

Seperti Kamis siang (11/8/2022) ini, ia mensosialisasikan Eco Live Maggot BSF di hadapan siswa kelas 5 dan 6. Acara yang digelar di Auditorium Dien Syamsuddin ini membahas tentang pentingnya menjaga lingkungan dari sampah. “Berapa banyak sampah organik di sekolah dan rumah tangga yang menyebabkan pencemaran lingkungan? Dari kegelisahan itulah kemudian kakak melakukan proyek pengelolaan sampah dengan maggot ini,” jelas Fildzah, panggilan akrabnya.

Fildzah Ghassani Andias usai memberi materi. (humasmudipat)

Fildzah telah bekerjasama dengan hotel Mercure Grand Mirama untuk mengambil sampah organik. Sekitar 35 kg sampah sisa makanan setiap harinya ia angkut ke rumah sebagai makanan maggot. Sampai saat ini 2,7 ton sampah telah ia kelola menjadi makanan maggot. 100 kg maggot ia budidayakan di rumah sebagai upayanya mengurangi sampah. Ia pun mengajak SD Muhammadiyah 4 Surabaya untuk melaksanakan hal serupa.

“Sampah dari kantin sekolah banyak nggak? Nah, bisa tuh dikelola seperti proyek yang sedang kakak lakukan,” ajak siswa SMP yang bercita-cita sebagai pilot ini.

Mengelola maggot tak semudah yang dibayangkan siswa Mudipat. Fildza menerangkan betapa banyak cibiran yang ia terima. Belum lagi banyak warung yang menolak kerjasama menyerahkan sisa makanannya lantaran alasan magic. “Mereka mengaku takut disantet karena ngasih makan maggot,” jelasnya disambut tawa siswa Mudipat.

Fildzah pun menjelaskan manfaat maggot. Selain membantu mengurangi sampah makanan, maggot bisa dijadikan produk seperti kasgot dried maggot yang bisa dikonsumsi dan juga pupuk cair untuk tanaman.

Selain mesosialisasikan proyek maggotnya, Fildzah juga menyampaikan pada adik-adik selaku alumni Mudipat.

“Kakak bersyukur pernah sekolah di sini seperti kalian. Di sini diajarkan banyak hal yang tidak diajarkan di tempat lainnya. Ilmu agama dan bahasa Arab sebagai bekal kehidupan akhirat, juga kemandirian, percaya diri dan kemampuan kolaborasi yang dapat mengantarkan kakak sampai di titik ini,” kenangnya. (Erfin)

RELATED ARTICLES

Most Popular