Kunci Hidup Sukses Diungkap Ustadz Dikky di DA Kelas 6

125
Ustadz Dikky Syadqumullah SHI MHES saat memberi motivasi di Darul Arqam Mudipat. (humasmudipat)

MUDIPAT.CO – Kunci hidup sukses diungkap oleh Ustadz Dikky Syadqumullah SHI MHES saat memberi motivasi kepada siswa kelas 6 peserta Darul Arqam (DA) SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat), Selasa (5/4/2022). Kegiatan diikuti 220 siswa kelas 6 di Auditorium The Millennium Building Mudipat.

Menurut Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur itu, jika ingin sukses kuncinya ada empat. Yakni suka membantu orangtua. “Saya dulu waktu seusia kalian suka membantu orangtua. Misalnya mencuci piring. Makanya meski saya dulu belajarnya kurang maksimal tapi nilai saya tinggi,” akunya.

Kunci kedua adalah selalu berusaha shalat berjamaah di masjid. Shalat di awal waktu menurutnya dapat menjadikan hidup menjadi sukses. “Siapa anak Mudipat yang selalu shalat di masjid?” tanyanya retorik lalu seisi aula mengacungkan tangan ke udara. “Bagus,” ucap Ustadz Dikky.

Kunci ketiga adalah meminta doa kepada orangtua. “Orangtua itu ada dua, nak. Yakni orangtua yang melahirkan kita ayah dan ibu kemudian orangtua yang mendidik kita yakni guru-guru kita. Makanya mintalah doa kepada ustadz ustadzah kalian semua,” pesannya.

Kunci yang keempat adalah mendoakan kedua orangtua. Sebagai anak sholih sholihah wajib mendoakan kedua orangtua. Agar Allah meridhai kehidupan kita. Saat Ustadz Dikky menanyakan siapa yang mendoakan kedua orangtua, maka audiens sontak mengacungkan tangan lagi.

Kepala SMP Muhammadiyah 6 Surabaya itu juga menjelaskan, jika ingin sukses ujian harus meneladani Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam perintah menyembelih putranya. “Saat Nabi Ibrahim diberi ujian apa yang dilakukan putranya, Ismail?” tanyanya retorik kepada peserta. Dijawab peserta, hadapi!

Maka dibenarkan bahwa langkah pertama saat ada ujian adalah menghadapi. Kemudian saat itu Nabi Ibrahim mendapatkan godaan syaiton. Maka yang dilakukan Nabi Ibrahim adalah melempari setan dengan batu.

Maka dia berpesan saat ada godaan syaiton agar tidak fokus menghadapi ujian, maka harus “melempar”. Apa yang dilempar? Yaitu HP lempar ke lemari lalu kunci, kedua lempar TV (jangan nonton TV), ketiga lempar rasa kurang percaya diri. “Yakinlah bahwa kalian pasti bisa menghadapi ujian dan lulus dengan nilai memuaskan,” pungkasnya.

Di akhir motivasinya Ustadz Dikky mengatakan, tidak akan ada hasil memuaskan kecuali dengan usaha. “Itu satu. Berarti usahanya harus maksimal. Yang kedua minta doa kepada orangtua. Yang terakhir berbuat baiklah yang banyak. Banyak beramal shalih. Siapa yang menanam akan menuainya. Siapa yang berbuat baik maka akan memetik kebaikannya pula. Berarti siswa Mudipat harus banyak menanam amal baik,” pesannya. (mul)