Monday, February 9, 2026
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYRaih Puluhan Medali, Ataullah: Kunci Berpretasi Itu Terus Berlatih, Banyak Berdoa, Jangan...

Raih Puluhan Medali, Ataullah: Kunci Berpretasi Itu Terus Berlatih, Banyak Berdoa, Jangan Lupakan Shalat

MUDIPAT.CO – Ataullah Azfar Athari, siswa kelas 6-C SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya atau Mudipat berhasil meraih medali perak dalam event Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-15 tahun 2020. Final kompetisi diadakan secara online, Ahad (25/10/2020). Medali itu diperoleh setelah menyisihkan ribuan peserta se-Indonesia.

“Perasaan saya kali ini campur aduk, antara senang, bangga, dan tidak menyangka, mengingat soal kali ini lebih menantang dari sebelumnya, materi-materi yang dilombakan adalah geometri, kombinatorik, dan aljabar,” ujar Ataullah ketika dihubungi via Whatsapp, Sabtu (31/10/2020).

Siswa yang akrab disapa Ata ini mengatakan, teknis lombanya adalah disuruh masuk ke web, terus mengerjakan soal yang ada di web itu, dibatasi waktu 1 jam 30 menit, kalau dalam waktu tersebut  belum selesai, soal otomatis tersimpan.

Ata suka pelajaran Matematika sejak kecil. Dia mampu menghapus stigma bahwa pelajaran Matematika adalah pelajaran yang sulit dan menyeramkan. “Saya suka matematika sejak kecil, diajarkan oleh ibu, lalu mulai diikutkan lomba matematika tingkat kota, provinsi, sampai akhirnya nasional dan internasional. Saya juga dibina oleh guru-guru Matematika Mudipat yang hebat,” katanya.

“Sejak kelas 1 SD sampai sekarang, untuk lomba matematika sudah lebih dari 30 lomba yang saya ikuti, dengan 20 medali dan sisanya piala. Pada KMNR ke-11 dan 12 saya dapat medali perak juga. Alhamdulillah, sudah banyak prestasi yang saya torehkan, kuncinya terus berlatih, banyak berdoa, dan jangan lupakan shalat,” katanya berpesan.

Ustadz Indra Firdaus, salah satu Tim Pembina Lomba Matematika menjelaskan, KMNR ini merupakan kompetisi matematika tingkat nasional untuk siswa-siswa SD hingga SMA yang diadakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Indonesia rutin setiap tahun.

”Kompetisi ini sebenarnya prosesnya panjang. Penyisihan dimulai Oktober 2019 tingkat kota, lalu semifinal pada November 2019 tingkat provinsi, kemudian final tingkat nasional pada 25 Oktober 2020,”  katanya.

Ustadz Indra mengatakan, siswa Mudipat yang lolos ke final KMNR ke-15 sebanyak 14 siswa. “Siswa mudipat yang lolos ke final KMNR ke-15 ada 14 siswa, tersebar mulai kelas 2-6. Biasanya final diadakan secara tatap muka di Jakarta, berhubung ada pandemi, lomba dibuat online,” katanya. (Anang)

RELATED ARTICLES

Most Popular