Sunday, May 26, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYUstadzah Arba’iyah: Merdeka Belajar itu Guru dan Murid Wajib Bahagia

Ustadzah Arba’iyah: Merdeka Belajar itu Guru dan Murid Wajib Bahagia

MUDIPAT.CO – Ketua Majelis Dikdasmen PW Muhammadiyah Jawa Timur Dra Arba’iyah Yusuf MA menekankan, Muhammadiyah dalam membangun kemajuan umat harus mengusung tiga nilai.

Itu diutarakan Arba’iyah sebelum masuk ke materi inti keynote speaker pada Diskusi Publik “Sekolah Muhammadiyah Menyambut Kebijakan Merdeka Belajar” yang dihelat Forum Silaturrahim dan Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (FOSKAM) SD-MI Jawa Timur. Acara digelar di Auditorium TMB SD Muhamamdiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat), Sabtu (1/2/2020). Acara tersebut diikuti 215 peserta dari Jawa Timur.

Hadir sebagai Narasumber, Dr. Aulia Esti Wijiasih (Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendikbud RI)dan Bukik Setiawan, M.Psi. (Ketua Kampus Guru Cikal) serta Ketua FOSKAM SD-MI Jatim M. Syaikhul Islam MHI dan jajarannya.

“Apa tiga nilai itu? Pertama adalah nilai ikhlas, di dalam ikhlas ada profesional. Bukan seikhlasnya tapi ikhlasss. Nah itu berarti profesional,” ucapnya.

Yang kedua adalah nilai kepoloporan dan terakhir adalah ukhuwah. “Ketiga nilai tersebut yang harus kita pahami dan amalkan,” tegas Arba’iyah.

Kemudian dengan semangat ia menyampaikan materi tentang penilaian autentik dalam prespektif merdeka belajar. Menurutnya merdeka belajar bukan bebas boleh tidur, boleh makan atau boleh apa saja. Namun yang dimaksud adalah bebas atau merdeka berfikir.

“Merdeka belajar berarti bagaimana suasana belajar itu diciptakan suasana bahagia. Merdeka belajar itu guru dan murid wajib bahagia.” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam merdeka belajar ada penilaian kemampuan minimum. Yaitu dalam merdeka belajar literasi bukan hanya membaca namun bisa memahami. Kedua adalah numerasi. “Numerasi bukan hanya tahu tentang matematika, namun dihubungkan dengan dunia nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga adalah survey karakter. Penilaian ini bukan tes tapi sejauh mana penerapan nilai-nilai Pancasila,” terangnya. (azizah/mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular