Saturday, May 25, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYCoach Mother of Jr. NBA Asia Ini Mengajarkan Teori Kodok, Kanguru, dan...

Coach Mother of Jr. NBA Asia Ini Mengajarkan Teori Kodok, Kanguru, dan Jerapa di Mudipat

MUDIPAT.CO – Jade Leitao, pelatih di Junior National Basketball Association (Jr. NBA) bertandang ke SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat), Rabu (9/1/2019). Coach Jade tidak sendirian ke Mudipat. Ia ditemani Coach Putri, Coach Gunawan, dan Coach Arfin yang mensosialisasikan program Jr.NBA di indonesia, khususnya Jawa Timur.

Program Jr. NBA bertujuan untuk mengenalkan olahraga bola basket ke semua jenjang sekolah terutama pada anak usia dini. Jr. NBA berharap bakat dan minat anak terhadap olahraga bola basket meningkat.

“Salah satu cara awal kami ya pengenalan basket dengan have fun. Artinya memberi materi basket tidak harus kaku tapi dengan cara yang menyenangkan agar anak anak tertarik pada basket,” tutur Coach Jade seusai acara.

“Sungguh beruntung sdmudipat mendapat kunjungan dari pelatih junior NBA yang dijuluki Coach Mother of Jr. NBA Asia itu. Sebab tidak semua sekolah mendapat kesempatan visit school” jelas Coach Putri menambahkan.

Sementara itu Coach Raden Arfin Kusumawinata mengatakan peminat basket di tanah air dapat mengakses Jr.NBA Asia di web resminya: www.jrnbaasia.com.

“Sebab, menurutnya semua program kita ada disitu dan juga bisa di download untuk pembelajaran basket setiap hari,” ucap Coach Arifin yang mengaku keturunan Madura itu.

Pada kesempatan tersebut, Coach Jade memberikan materi pengenalan permainan bola basket dasar. Sesekali Coach Jade menginstruksikan anak-anak Mudipat dengan Bahasa Indonesia yang belum fasih. Teori kodok diperagakan dengan posisi kaki jongkok. Lalu telapak tangan kanan menghadap langit seolah-olah membawa bola. Sedangkan tangan kiri menahan bola.

Selanjutnya teori kangguru merupakan posisi kaki berdiri. Sedangkan teori jerapa adalah tangan bergerak melemparkan bola ke atas ring basket dengan kaki menjinjit. Gerakan kodok, kangguru, jerapa sangat mudah di ingat anak-anak. Sehingga dengan mudah anak-anak mengikuti instruksi coach kelahiran Juli itu.

Selain itu Coach Jade mengajari drible tangan kiri di lanjut transfer bola ke teman belakang. Dia menghendaki kekompakan bermain harus menjadi nadi dalam permainan kelompok.

“Bagi kelompok yang bisa melakukan 10 kali maka menjadi pemenang,” ucapnya lantas tersenyum. (Arry)

RELATED ARTICLES

Most Popular